- Pelatih John Herdman telah berkomunikasi dengan lebih dari enam belas pemain diaspora untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
- Langkah naturalisasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas tim agar mampu bersaing dan mewujudkan impian tampil di Piala Dunia.
- Pihak pelatih masih merahasiakan identitas pemain karena proses naturalisasi memerlukan tahapan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi dengan banyak pemain diaspora yang berpotensi dinaturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Fenomena perpindahan kewarganegaraan memang semakin umum terjadi di sepak bola modern.
Banyak pemain memilih membela negara lain demi mendapatkan kesempatan tampil di level internasional.
Timnas Indonesia sendiri dalam beberapa tahun terakhir cukup aktif menambah kekuatan lewat jalur naturalisasi.
Saat ini skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain keturunan seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, Ole Romeny, dan Thom Haye.
Herdman menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia agar mampu bersaing di level internasional, termasuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.
“Iya, kami sedang mempertimbangkan sejumlah pemain diaspora,” kata John Herdman kepada awak media.
“Sejak saya datang, kami telah mengevaluasi lebih dari 16 pemain. Saya telah berbicara dengan lebih dari 16 pemain diaspora sejak berada di sini,” jelasnya.
Naturalisasi demi Mimpi Piala Dunia
Baca Juga: Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026
Pelatih asal Inggris itu juga mengaku berbicara langsung kepada para pemain keturunan untuk meyakinkan mereka bahwa membela Timnas Indonesia bisa menjadi keputusan besar dalam karier sepak bola mereka.
“Kami membicarakan tentang menjadi pemain yang membawa negara ini ke Piala Dunia pertama kalinya,” ucapnya.
“Kesempatan di negara ini adalah salah satu yang terbesar di dunia,” tambah Herdman.
Menurutnya, banyak pemain diaspora mulai tertarik setelah mendengar visi besar yang ditawarkan Timnas Indonesia.
Ia menilai kesempatan mencetak sejarah bersama skuad Garuda menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain keturunan.
“Mereka bisa saja mewakili Italia, Belanda, atau negara lain, tetapi semua negara itu pernah ke Piala Dunia. Di negara ini, Anda akan menjadi orang pertama, dan itulah percakapan yang kami lakukan dengan setiap pemain,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Profil Stadion Azteca: Saksi Kejayaan Pele dan Maradona, Kini Jadi Arena Pembuka Piala Dunia 2026
-
Inter Miami Buka Suara Kondisi Lionel Messi: Dia Benar-benar Kelelahan
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
-
Timnas Indonesia Dibagi Dua Tim? John Herdman Bahas Strategi Khusus Jelang AFF dan FIFA Matchday
-
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Borneo FC Gagal Juara, Fabio Lefundes Tetap Bangga Pecahkan Rekor Super League
-
Profil Stadion Azteca: Saksi Kejayaan Pele dan Maradona, Kini Jadi Arena Pembuka Piala Dunia 2026
-
Inter Miami Buka Suara Kondisi Lionel Messi: Dia Benar-benar Kelelahan
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
-
Timnas Indonesia Dibagi Dua Tim? John Herdman Bahas Strategi Khusus Jelang AFF dan FIFA Matchday
-
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
-
Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City