-
Spanyol dan Prancis mendominasi bursa taruhan global sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.
-
Amerika Serikat memicu risiko finansial besar bagi bandar judi karena banjir taruhan lokal.
-
Taruhan spekulatif pada tim non-unggulan seperti Haiti berpotensi menciptakan rekor kerugian rumah judi.
Suara.com - Bursa taruhan global menempatkan Spanyol dan Prancis sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026. Dominasi kedua raksasa Eropa ini memicu lonjakan arus modal petaruh secara masif menjelang turnamen dimulai.
Anomali pasar taruhan kali ini menunjukkan pergeseran tajam di mana publik mengabaikan status tuan rumah demi tim unggulan murni. Kondisi tersebut memaksa para bandar menyesuaikan risiko finansial mereka akibat volume taruhan yang timpang.
Dikutip ESPN, kekuatan finansial dan reputasi di atas kertas membuat Spanyol dan Prancis memisahkan diri dari tim elite tradisional lainnya. Dinamika ini menciptakan jurang pemisah yang lebar dengan negara unggulan kedua seperti Inggris dan Argentina.
Meskipun bertindak selaku tuan rumah, Amerika Serikat justru menjadi instrumen spekulasi berisiko tinggi bagi rumah judi domestik. Fenomena fanatisme lokal ini berpotensi memicu kerugian raksasa jika tim nasional mereka melaju melampaui prediksi.
Data pasar dari DraftKings Sportsbook mematok posisi Spanyol di angka +450 sebagai favorit konsensus tunggal. Sementara itu, Prancis membayangi ketat sebagai ko-favorit dengan fluktuasi nilai odds antara +450 hingga +500.
Laporan internal BetMGM mengonfirmasi bahwa gabungan taruhan untuk duo Eropa tersebut telah menembus angka 30 persen. Total perputaran uang (handle) yang masuk bahkan menyentuh hampir separuh dari keseluruhan pasar legal global.
Lonjakan ini mengejutkan pelaku industri yang awalnya memprediksi penyebaran modal petaruh akan berlangsung lebih merata. Tren penguatan ini terus terakselerasi mendekati hari pembukaan turnamen sepak bola terakbar tersebut.
"Saya tidak menyadari bahwa ini akan menjadi aliran uang yang stabil pada tim-tim ini," ujar direktur sportsbook DraftKings, Johnny Avello kepada ESPN.
"Itu adalah dua tim favorit yang sangat populer di mana-mana, tetapi terutama akhir-akhir ini. Selama sekitar seminggu terakhir ini, keduanya mendapatkan gelombang masuknya uang."
Baca Juga: Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?
Di sisi lain, terdapat kesenjangan popularitas yang sangat mencolok antara dua tim teratas dengan kelompok pengejar di bawahnya. Kelompok kedua ini dihuni oleh tim-tim besar konvensional yang biasanya menjadi magnet utama bagi para pejudi.
Mark Bickerdike, selaku pemimpin divisi sepak bola Caesars Sportsbook menyatakan bahwa Spanyol dan Prancis "memang pantas menjadi dua tim yang harus dikalahkan." Pergeseran minat ini membuat tim seperti Inggris (+700), Argentina (+950), dan Brasil (+950) agak terabaikan.
Pengecualian menarik di luar dua besar hanya terjadi pada Portugal yang secara mengejutkan mengalami lonjakan dukungan masif. Aliran modal segar menempatkan tim Cristiano Ronaldo cs sebagai skuad ketiga yang paling banyak didukung secara finansial.
Posisi tawar Portugal di lantai judi meroket tajam dari semula 10-1 menjadi +800 dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, beberapa rumah taruhan berani memangkas nilainya hingga menyentuh angka +750 akibat tingginya tensi pasar.
Secara historis, status tim favorit pra-turnamen sebenarnya sangat jarang keluar sebagai juara dan hanya terjadi tiga kali sejak 1974. Sejarah mencatat hanya Jerman Barat (1974), Brasil (1994), dan Spanyol (2010) yang mampu mematahkan kutukan tersebut.
Adapun rekor kejutan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh Italia pada edisi 1982 silam. Skuad Gli Azzurri kala itu sukses mengangkat trofi emas meskipun datang dengan status non-unggulan 18-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Media Kuwait Puji Progres Timnas Indonesia: Sebut Skuad Garuda Mengagumkan
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
-
Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?
-
Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen
-
Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?
-
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen dengan Aroma Nostalgia
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria