Bola / Bola Dunia
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:56 WIB
Pelatih Mesir, Hossam Hassan menyilangkan kedua tangannya, tanda yang mengecam rasisme saat berkonfrontasi dengan Lionel Messi. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Argentina mengalahkan Mesir 3-2 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang diwarnai ketegangan.
  • Pelatih Mesir Hossam Hassan menunjukkan gestur menyilangkan tangan sebagai tuduhan rasisme kepada Lionel Messi saat kericuhan.
  • Situasi memuncak di bangku cadangan Mesir akibat protes keras terhadap wasit setelah tim mereka tersingkir dramatis.

Suara.com - Laga dramatis Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyisakan kontroversi panas.

Pelatih Mesir, Hossam Hassan menyilangkan kedua tangannya, tanda yang mengecam rasisme saat berkonfrontasi dengan Lionel Messi.

Insiden terjadi usai kemenangan comeback Argentina 3-2 atas Mesir.

Suasana di bangku cadangan tim Afrika memanas, dengan sejumlah staf dan pemain melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit.

Menurut laporan TycSport, dalam rekaman video yang beredar, terlihat Messi mendekat ke arah bangku cadangan Mesir dengan gestur bertanya.

Namun, situasi justru memanas ketika Hossam Hassan merespons dengan gerakan tangan menyilang, sebuah simbol yang kerap digunakan untuk menandakan laporan tindakan rasisme.

Lionel Messi memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan 8 gol. Simak klasemen terbaru pencetak gol terbanyak yang diikuti Mbappe dan Haaland. [Dok. IG Timnas Argentina]

Momen tersebut terjadi di tengah kericuhan di sisi lapangan.

Beberapa anggota tim Mesir terlihat berusaha menenangkan situasi, sementara yang lain terus melayangkan protes kepada ofisial pertandingan.

Saudara kembar Hossam, Ibrahim Hassan yang juga menjabat asisten pelatih, turut terlihat aktif melakukan gestur protes.

Baca Juga: Adu Taktik Deschamps vs Mohamed Ouahbi, Mampukah Prancis Redam Ambisi Balas Dendam Maroko?

Ketegangan meningkat seiring emosi yang memuncak setelah Mesir gagal mempertahankan keunggulan dan tersingkir secara dramatis.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak wasit terkait gestur tudingan tersebut.

Tidak jelas pula apakah laporan rasisme itu dicatat secara formal dalam laporan pertandingan.

Load More