Bola / Bola Dunia
Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja [@433]
Baca 10 detik
  • Spanyol dan Argentina akan bertanding di final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026).
  • Pertandingan ini mempertemukan juara Eropa melawan juara bertahan dunia dengan adu taktik antara pelatih Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni.
  • Enam faktor penentu termasuk duel lini tengah, ketajaman Lionel Messi, hingga kemampuan kedua tim dalam mencetak gol dramatis di menit akhir.

Argentina mengandalkan Alexis Mac Allister yang memenangkan 33 duel serta mencatatkan 10 intersep penting. Enzo Fernandez juga tampil impresif saat menghadapi Inggris dengan 104 sentuhan dan 82 operan sukses.

3. Dilema pemilihan pemain

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menghadapi keputusan penting di lini tengah, terutama dalam menentukan komposisi terbaik antara Fabian Ruiz dan Pedri.

Fabian Ruiz tercatat belum pernah kalah dalam 49 pertandingan bersama tim nasional sekaligus menjadi pemain dengan jumlah perebutan bola terbanyak saat melawan Prancis.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni harus memilih antara Julian Alvarez atau Lautaro Martinez di lini depan.

Lautaro tampil efektif sebagai supersub dengan selalu mencatatkan gol atau assist dalam tiga laga terakhir. Sebaliknya, Alvarez tetap menjadi pilihan utama berkat kontribusinya saat tim kehilangan bola.

4. Adu pelatih lokal

Final ini memastikan tradisi terus berlanjut, yakni trofi Piala Dunia tetap diperebutkan oleh tim yang ditangani pelatih lokal.

Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni membuktikan pendekatan tersebut masih efektif dibanding sejumlah negara yang menggunakan pelatih asing, seperti Inggris bersama Thomas Tuchel atau Brasil dengan Carlo Ancelotti.

Baca Juga: FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru

De la Fuente sukses membawa Spanyol menjuarai Euro 2024, sedangkan Scaloni mengantar Argentina menjadi juara dunia pada 2022.

5. Potensi drama di menit akhir

Argentina berkali-kali menunjukkan mental baja sepanjang turnamen.

Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, Albiceleste sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-78 sebelum membalikkan keadaan. Inggris juga menjadi korban comeback Argentina di semifinal setelah kebobolan pada menit ke-85.

Spanyol pun tak kalah dramatis. La Roja beberapa kali memastikan kemenangan lewat gol-gol telat, termasuk melalui Mikel Merino saat menghadapi Portugal dan Belgia.

6. Duel juara dua benua

Final kali ini mempertemukan juara Eropa melawan juara bertahan dunia sekaligus kekuatan terbaik Amerika Selatan.

Kemenangan Argentina akan membuat koleksi gelar negara-negara Amerika Selatan menjadi 11 trofi, hanya terpaut satu dari negara-negara Eropa.

Selain itu, Argentina juga memiliki modal positif setelah menjuarai Copa America 2024 di Amerika Serikat. Dukungan suporter di kawasan New York dan sekitarnya diperkirakan membuat atmosfer stadion lebih menguntungkan bagi Albiceleste.

Laga Bersejarah

Final Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 peserta dan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Stadion New York New Jersey dipilih sebagai venue final karena kapasitas besar dan fasilitas modern yang dimilikinya.

Partai puncak ini juga menjadi pembuktian bahwa format baru Piala Dunia mampu menghadirkan persaingan ketat hingga pertandingan terakhir.

Load More