Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia terus mendukung masyarakat dari berbagai profesi untuk berkembang. Terkini, BRI bersama Dinas Perikanan Provinsi Maluku berkolaborasi wujudkan Katu Nelayan.
Kartu Nelayan bisa menjadi alat bayar pembelian BBM subsidi khusus sehingga mempermudah para nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Febrien Maail mengatakan, Kartu Nelayan adalah hasil kolaborasi Dinas Perikanan Provinsi Maluku dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kartu Nelayan, lanjutnya, menjadi alat bayar pembelian BBM subsidi khusus bagi para Nelayan. "Kartu ini menjadi alat bayar yang membantu para nelayan ketika membeli BBM subsidi, " ujarnya.
Hal ini ditegaskan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon saat melaksanakan sosialisasi penerapan pas kapal dan tanda daftar kapal perikanan, sebagai bentuk perlindungan dan kepastian hukum kepada nelayan.
"Sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada nelayan, dalam melaksanakan aktivitas penangkapan ikan di laut, " kata Sekretaris Kota Ambon, Agus Ririmasse, di Ambon pada Senin lalu.
Ia menjelaskan bahwa Pas Kecil adalah dokumen penting berupa sertifikat bagi kapal dengan tonase kotor kurang dari GT 7, berfungsi sebagai bukti kepemilikan. Sedangkan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) untuk nelayan kecil adalah bukti tertulis kepemilikan kapal penangkap ikan oleh nelayan kecil.
"Dengan demikian, kapal perikanan yang digunakan nelayan sah dan diakui oleh negara," katanya.
Selain itu, dilakukan sosialisasi tentang proses pelelangan ikan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Ambon Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Di dalamnya terdapat kewajiban retribusi jasa pelelangan ikan dan sarana pendukung yang harus dipenuhi oleh pelaku pelelangan ikan di kota.
Baca Juga: Perbandingan Laba Bank BRI Q1 2023 vs Q1 2024
Terkait retribusi, Sekretaris Kota meminta kesadaran para pelaku usaha perikanan untuk taat membayar sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Berita Terkait
-
Penyaluran KUR BRI Capai Rp59,96 Triliun Hingga Akhir April 2024
-
Ada Kabar Subsidi BBM Bakal Dipotong, Benar Nggak Sri Mulyani?
-
Prediksi Harga Saham BBRI, Ditopang Kinerja Makin Moncer Sepanjang Tahun
-
Dinilai Mampu Ungguli Benchmark Pasar Saham Sejenis, JP Morgan Naikkan Peringkat BBRI Menjadi Overweight
-
Cetak Laba Rp15,98 Triliun Pada Triwulan I 2024, Mayoritas Analis Rekomendasi Beli Saham BBRI
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana