- BRI menerapkan kebijakan Employee Well-Being berdasarkan strategi Human Capital 2026 untuk ekosistem kerja kolaboratif.
- Kesejahteraan Insan BRILian mencakup empat pilar utama: fisik, sosial, mental, dan finansial pekerja.
- BRI mendukung performa pekerja melalui program kesehatan, komunitas minat bakat, konseling psikolog, serta literasi keuangan.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan para pekerjanya, yang akrab disapa Insan BRILian.
Berdasarkan strategi Human Capital terbaru di tahun 2026, BRI mengimplementasikan kebijakan Employee Well-Being yang komprehensif guna menciptakan ekosistem kerja yang kolaboratif, adil, dan sejahtera.
Kesejahteraan ini tidak hanya dipandang sebagai jaminan kesehatan semata, namun mencakup aspek yang lebih luas melalui empat pilar "Happy BRILian" yang dirancang untuk mendukung performa terbaik pekerja.
Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian
Pemerintah dan pemangku kepentingan kini menyoroti bagaimana industri perbankan mengelola sumber daya manusianya. BRI menjawab tantangan tersebut dengan membagi fokus kesejahteraan ke dalam empat aspek strategis:
1. Kesejahteraan Fisik (Happy Physic)
BRI memprioritaskan keamanan dan kesehatan fisik pekerja melalui implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Selain pemeriksaan kesehatan berkala melalui General Medical Check-Up, perusahaan aktif menggalang program kesehatan rutin dan kegiatan donor darah setiap triwulan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
2. Kesejahteraan Sosial (Happy Social)
Baca Juga: Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang
Untuk mendorong lingkungan kerja yang positif, BRI memfasilitasi hubungan personal dan profesional yang harmonis melalui BRILian Community.
Komunitas ini mewadahi 28 cabang minat bakat mulai dari olahraga (sport) hingga seni (art). Fokus utamanya adalah mendukung work-life balance agar pekerja memiliki saluran aspirasi dan interaksi yang sehat di luar batasan formal pekerjaan.
3. Kesejahteraan Mental (Happy Mind)
Menyadari tingginya tekanan di sektor jasa keuangan, BRI memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental. Perusahaan menyediakan layanan edukatif seperti webinar dan podcast kesehatan mental.
Selain itu, terdapat layanan konseling Teman Cerita BRILian yang memungkinkan pekerja melakukan konsultasi one-on-one dengan psikolog profesional secara tatap muka maupun daring.
4. Kesejahteraan Finansial (Happy Financial)
Berita Terkait
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
-
Fakta-fakta Kinerja BBRI Februari 2026, Investor Wajib Tahu
-
Jelang Lawan Arema FC, Kapten Malut United Sebut Kondisi Tim Sangat Positif
-
Pulih dari Cedera, Catur Pamungkas Siap Kembali Bela Persebaya Surabaya
-
Peran Strategis BRI di Balik Kesuksesan Internasional UMKM Yummy Craft
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota