/
Senin, 29 Agustus 2022 | 10:33 WIB
Partai PDIP Perjuangan Jabar terus lakukan Rakorwil jelang pemilu 2024 (istimewa)

SuaraCianjur.id, - Jelang Pemilihan Umum (pemilu) 2024, DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat semakin memanaskan mesin dengan menggelar sejumlah Rapat Koordinasi Wilayah. Seperti yang dilakukan di Hotel Horison Bandung, Minggu (28/8/2022). 

Rakorwil ini dihadiri oleh DPC PDI Perjuangan dari empat Kabupaten/Kota, yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyebutkan, setiap Rakorwil membahas banyak hal, diantaranya laporan Ekspedisi Trisakti, menyosialisasikan Media Pintar Perjuangan yang merupakan aplikasi khusus untuk kader partai moncong putih, Pasar Gotong Royong dan paparan rekomendasi solusi terkait permasalahan yang ada.

“Jadi selain mendaftarkan dirinya, kader PDI Perjuangan harus mendaftarkan UMKM (usaha mikro kecil menengah) miliknya atau masyarakat di sekitarnya. Sehingga kader PDI Perjuangan bisa memberdayakan UMKM yang ada di wilayahnya masing-masing,” tutur Ono. 

Tak hanya itu, Media Pintar Perjuangan juga menjadi sarana pendidikan bagi kader, karena didalamnya terdapat ajaran Trisakti yang digaungkan tokoh proklamasi Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. 

“Dalam Rakorwil ini, kita mendengarkan laporan dari DPC-DPC terkait dengan konsolidasi organisasi struktur partai. Lalu tentang target perolehan kursi di 2024. Kita juga akan mengevaluasi para pengampu yang telah melakukan kerja-kerja politik mereka,” kata anggota Komisi IV DPR ini.

“Jadi tujuan Rakorwil ini adalah mempersiapkan kader partai untuk melakukan kerja-kerja kerakyatan, mengurai permasalahan rakyat, dan tentubmemenangkan PDI Perjuangan di Jawa Barat pada 2024,” imbuh Ono. 

Meski demikian, Ono menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pusat untuk penjaringan calon anggota legislatif. Namun dirinya menyatakan, para pengampu yang saat ini bekerja ditengah masyarakat merupakan kandidat yang kuat untuk dimajukan menjadi calon anggota dewan di wilayahnya masing-masing. 

“Karena para pengampu ini telah kita uji kemampuannya dalam melakukan kerja kerakyatan. Jadi jika nanti DPP telah mengeluarkan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan, serta membuka penjaringan, kita telah mempunyai stok kader yang mumpuni untuk dimajukan sebagai calon anggota legislatif,” pungkasnya.

Baca Juga: Partai Berkarya Minta Seluruh Kader Tidak Terpengaruh Ucapan Sekjen

Load More