SuaraCianjur,id- Masyarakat Indonesia sedang dihebohkan dengan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Pelaku utamanya adalah atasannya sendiri yakni Irjen Pol Ferdy Sambo.
Kasus tersebut hingga kini masih terus bergulir. Banyak yang menanyakan motif dibalik pembunuhan tersebut. Ada dugaan jika latar belakang Brigadir J dibunuh karena melakukan pelecehan seksual terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri, Putri Candrawathi.
Ramainya kasus tersebut bahkan menjadi inspirasi seorang sopir truk untuk melukis bagian belakang bak dari kendaraan truknya. Seolah seperti menyuarakan kegelisahan terhadap kasus yang sedang disorot ini.
Tampak bagian belakangnnya ada gambar dari Brigadir J dan di sisi sebelah kanannya terdapat tulisan ‘Korban Kekejaman Sang Atasan’.
Lukisan di bagain belakang bak truk ini dinilai antimainstrim, Video tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama @solihunharahap0.
Warganet yang melihat hal itu, langsung menyerbu kolom komentar akun tersebut, dengan berbagai komentar yang dilontarkan.
“Ini beneran suara rakyat yang ngga bisa dibungkam,” kata akun @andr***
"Wah niat banget ya mas supirnya sampai rela di cat mobil truknya. Josua ada dimana-mana," kata akun lainnya @ratn***.
“Seniman truk tuh keren2 yach... tiap liat gmbr truk tuh bgus2 gambarnya,” kata akun lainnya bernama @itsiy***
Bahkan ada juga netizen yang merasa sedih dengan tewasnya Brigadir J.
“Setiap mlhat nya ngk terasa menitik airmata,” kata akun lainnya.
“Sehat selalu pak sopir, hati2 dan sabar kalo ketemu sambalado di jln, jgn takut ya,” ucap akun @criz***
Ada juga yang menyarankan kepada semua sopir truk untuk melukis gambar Brigadir J untuk mengenang almarhum.
“Selamat jalan.brigadir J seluruh Indonesia mengenangmu,” kata akun @ani***
“Saya mohon seluruh bapak sopirtruck di Indonesia pasang gambar brigadir Yosua,” timbal netizen lainnya @sapt***
Berita Terkait
-
Polri Pecat Kompol Chuck Putranto yang Hilangkan Rekaman CCTV Pembunuhan Brigadir J
-
Fadli Zon Bikin Cuitan Kenapa Putri Candrawathi Tidak Ditahan: Yurisprudensi yang Buruk
-
Putri Candrawathi Masih Bebas, Benarkah Ferdy Sambo Masih Punya Pengaruh Kuat? Ini Kata Pengamat
-
Disorot Kerap Gonta-ganti Mobil Ternyata Segini Total Harta Brigjen Hendra, Aset Tanah Banyak
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai