SuaraCianjur.id- Dua isi konten Youtube yang diunggah oleh akun dengan nama Catatan Hitam dan Quotient TV akan dilaporkan ke oleh para jaksa yang tergabung dalam Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja).
Konten tersebut akan dilaorkan mereka ke Polisi karena dinilai telah memfitnah dan menyudutkan institusi kejaksaan.
Video dari akun Catatan Hitam yang dimasalahkan mereka sudah diunggah dalam empat hari yang lalu. Video dengan durasi 19 menit tersebut ada tertulis judul 'Kejaksaan Dibayar Kontan Bebaskan Ferdi Sambo dari Segala Macam Tuduhan'.
Sementara untuk akun Youtube Quotient TV berjudul ‘Serial Kejaksaan Sarang Mafia #Oknum Jaksa Jaksel Peras Leasing Modus Pinjam Pakai’.
"Setelah nonton konten YouTube itu saya langsung berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Pengurus Pusat Persaja untuk mengambil langkah hukum terhadap pengelola kanal YouTube dan Saudara Alvin Liem," terang Anggota Bidang Advokasi Persaja, Fauzi Marasabessy, dalam keterangannya, Kamis (15/6/2022) kemarin.
Mereka berencana akan melaporkan kedua akun Youtube tersebut ke Mabes Polri.
Selain itu, dirinya juga menambahkan kalau konten yang diunggah keduanya itu dinila sangat melukai hati para jaksa Indonesia, karena telah menebar fitnah serta kebencian kepada institusi jaksa.
"Yang disampaikan telah menyakiti hati jaksa seluruh Indonesia," katanya demikian.
Maka dari itu, pihaknya akan menempuh langkah hukum sesuai dengan aspirasi yang disampaikan para anggotanya. Sebab kalau itu dibiarkan maka khawatir akan menimbulkan reaksi di masyarakat.
"Saya menyesalkan apa yang dilakukan Alvin Liem mengingat kejaksaan saat ini dibawah kepemimpinan Jaksa Agung performanya sangat positif dan dipercaya masyarakat karena penegakan hukum yang profesional dan humanis," terangnya.
Terlebih dengan mengambil jalur hukum terhadap pengelola akun YouTube tersebut bisa memberikan pembelajaran. Karena hal untuk berpendapat di media sosial, tetap haru berpedoman kepada data yang relevan.
Tag
Berita Terkait
-
Pengacara Bharada E Ingatkan Ketua Komnas HAM
-
Kapolda Metro Jaya Bicara Soal Rencana Bantuan Hukum ke AKB Jerry dan Anggapan Melawan Mabes Polri
-
Jenderal Bintang Tiga Ini Ditunjuk Kapolri Pimpin Sidang Banding PTDH Ferdy Sambo, Diterima atau Ditolak?
-
Nasib Bharada E Diujung Jurang, Seolah Jadi Tumbal Sambo, Ada Salah Tafsir Artikan Perintah Jenderal: Bukan Disuruh Bunuh
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Tubuh Menguning dan Tak Bisa Buang Urine, Satu Kasus Hantavirus Ditemukan di Kalbar
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Ulasan Novel Mad Mabel, Ketika Rahasia Pembunuh Berantai Terungkap