SuaraCianjur.id- Terdakwa Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR disebut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak perintah dari Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hal itu tertuang dalam berkas dakwaan dalam perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Terdakwa Bripka Ricky Rizal mendengarkan dakwaan dari Jaksa di atas kursi pesakitan.
Bahkan menurut Jaksa kalau Bripka Ricky Rizal mendukung rencana Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.
Dugaan itu didasarai oleh sejumlah kesempatan yang dimiliki oleh Bripka RR untuk mengurungkan niat jahat dari Ferdy Sambo.
Tapi dirinya tidak memanfaatkan hal itu. Secara rinci Bripka RR awalnya menolak permintaan Sambo untuk menembak Brigadir J.
Bripka RR mengatakan dirinya tidak kuat mental untuk menembak rekannya tersebut.
Kemudian Ferdy Sambo meminta kepada Bripka RR untuk mendukungnya di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan, jika Brigadir J melawan.
Bripka RR tidak membantah perintah dari Ferdy Sambo tersebut. Kemudian Bripka RR diperintahkan untuk memanggil Bharada E yang saat itu sedang berada di teras rumah.
Tapi Bripka RR yang sebelumya sudah mengetahui niat jahat dari atasannya tersebut, tak turut menyampaikan kepada Bharada E.
Baca Juga: Liverpool Sukses Berikan Kekalahan Pertama Manchester City, Anfield Masih Angker
"Ricky Rizal Wibowo bukannya memberitahu niat dan rencana jahat dari Ferdy Sambo yang sebenarnya, agar mencegah niat dan rencana jahat tersebut dilaksanakan. Namun Ricky Rizal malah ikut mendukung keinginan Ferdy Sambo," terang JPU dalam sidang.
Bukannya memberikan peringatan terhadap Bharada E, Bripka RR malah menyuruhnya naik ke lantai tiga untuk menemui Ferdy Sambo.
Bharada E sempat bertanya kenapa dirinya dipanggil, tapi Bripka RR justru tak memberitahu niat jahat Sambo.
"Ricky Rizal yang sudah jelas mengetahui rencana merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, sengaja tidak mau menceritakan secara jujur tentang keinginan Ferdy Sambo," jelas JPU
Bripka RR juga tidak menyerankan kepada Bharada E untuk menolak permintaan dari Ferdy Sambo.
"Ricky Rizal juga sengaja tidak menyarankan Richard Elizer untuk menolak bila ditanya keinginan Ferdy Sambo. Ricky Rizal tetap menyembunyikan rencana jahat Ferdy Sambo tersebut dengan menjawab, 'enggak tahu'," kata Jaksa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
Efisiensi Waktu, BRI Private Tawarkan Akses Eksklusif Jet Pribadi bagi Nasabah
-
Polisi Sebut Sopir Bus ALS Sempat Ambil Jalur Kanan Sebelum Tabrakan Maut di Muratara
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami
-
Berapa Jumlah Penumpang Bus ALS yang Terbakar di Muratara? Ini Data Sementara Polisi
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara