SuaraCianjur.id- Kepolisian mengatakan saat ini sedang meindaklanjuti soal laporan adanya ART asal Cianjur yang mendapatkan kekerasan dari majikannya. Saat ini Polisi sedang mendalami laporan tersebut
Seperti yang diketahui, seorang gadis ART asal Kabupaten Cianjur bernama Riski Nur Askia (18) diduga menjadi korban kekerasan oleh majikannya sendiri di Jakarta.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, laporan tersebut kini sedang dalam proses melengkapi administrasi penyidikan.
“Kami sedang melengkapi administrasi penyidikan,” ujar Zulpan ketika dikonfirmasi seperti dikutip dari pmjnews.com, Sabtu (29/10/2022).
Menurut Kombes Pol Zulpan, Riski Nur Askia saat ini masih menjalani perawatan dari pihak RSPAD. Belum bisa dimintai keterangan secara langsung.
Tapi penyidik dari Polda Metro Jaya punya rencana akan mendatangi ke rumah sakit untuk meinta keterangan langsung dari korban.
“Kami akan BAP korban di RSPAD. Karena kemarin masih belum bisa dimintai keterangan dan dari tim dokter meminta waktu tiga hari untuk korban supaya beristirahat dahulu,” kata dia.
Menurut Zulpan, pemeriksaan baru bisa dijadwalkan saat hari Jumat (28/10) kemarin. Sebelumnya korban memang belum bisa dimintai keterangan. Karena kesehatan Rizki masih perlu mendapatkan perawatan.
Hal itu dilakukan berdasarkan rekomendasi dari tim dokter RSPAD Gatot Subroto.
Baca Juga: Warganya Dapat Siksaan Majikan Bupati Cianjur Minta Usut Tuntas
Seperti yang diketahui, dugaan tindakan kekerasan menimpa seorang gadis ART asal Cianjur bernama Riski Nur Askia (18) dari majikannya. Dikabarkan kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya.
Riski adalah warga asal Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, kerap menerima kekerasan dari majikannya dari muali tendangan, pukulan hingga disiram air cabe.
Kabarnya dugaan kekerasan yang dilakukan oleh majikannya itu sudah masuk ke meja Polisi.
Hal itu diungkapkan oleh Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya Pembaharuan (Astakira) Kabupaten Cianjur, Ali Hildan.
"Adanya ART yang diduga mendapatkan penganiayaan majikannya itu berawal dari laporan keluarga korban, dan kita langsung berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur dan dinas terkait," ucap Ali dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).
Keluarganya sudah membuat laporan kata Ali ke pihak kepolisian dan sedang di proses oleh Polda Metro Jaya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Oppo Find N6 Resmi Meluncur: Foldable Super Tipis dengan Kamera 200MP dan Baterai 6000mAh
-
Yakin Itu Self Reward? Jangan-Jangan Kamu Sedang Self Sabotage
-
BRI Makassar Siapkan Strategi di Tengah Digitalisasi Keuangan saat Lebaran
-
Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina
-
H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu
-
7 Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Liburan di Kapal Pesiar Disney Adventure
-
Bacaan Niat Zakat Fitrah Arab dan Latin: Lengkap untuk Diri Sendiri, Anak, dan Keluarga
-
Resep Ayam Richeese Crispy Pedas Keju Lumer Ala Rumahan
-
Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!
-
Cindy Rizky Aprilia Sibuk Klarifikasi Isu Selingkuh, Maissy Tulis Pesan Haru