SuaraCianjur.id- Kepolisian mengungkap aka nada tersangka baru yang berkaitan dengan Tragedi Kanjuruhan Malang yang terjadai pda hari Sabtu (1/10) lalu.
Siapakah tersangka baru yang dimaksud oleh Polri itu?
"Ada. Nanti dulu saya nggak mau mendahului," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, kepada wartawan, Sabtu (29/10/2022).
Ternyata Polri masih enggan membeberkan siapa tersangka baru tersebut.
Dedi mengatakan kalau penyidik dari Polri masih menunggu dari pihak Kejaksaan untuk menungkap sosok tersangka baru itu.
Kendati demikian Irjen Pol Dedi menyampaikan kalau Polri sudah kembali memeriksa sejumlah orang. Ada 15 saksi baru yang turut diperiksa dalam insiden maut di Stadion Kanjuruhan.
"93 orang tambah pemeriksaan lagi untuk 15 orang dari steward," jelas Dedi.
Kepada tersangka baru dikbarkan kata Dedi disangkakan pasal yang sama dengan enam orang tersangka sebelumnya, yang sudah di tetapkan.
Enam tersangka juga sebelumnya sudah ditahan dalam peristwa maut di Stadion Kanjuruhan yang menawaskan ratusan nyawa orang itu. Seluruh tersangka berada di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Jawa Timur (Jatim).
Baca Juga: Bentuk Tanggung Jawab Moral Juragan 99 Angkat Kaki dari Kursi Presiden Arema FC, Sponsor Gimana?
Adapun enam orang sebagai tersangka yakni Direktur PT LIB Ahmad Hadian Lukita, Abdul Haris selaku ketua panitia pelaksana dan SS selaku security officer.
Kemudian ada juga dar pihak Polri yakni Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, H selaku anggota Brimob Polda Jawa Timur, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?