SuaraCianjur.id- Apa yang disampaikan oleh Ferdy Sambo dalam agenda persidangan kasus obstruction of justice atau merintangi penyidikan, perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat pekan lalu disorot.
Ferdy Sambo sempat melakukan negosiasi supaya istrinya tak tersentuh oleh hukum. Hal itu dilihat dalam sebuah video akun Instagram @tante.rempong.official.
Dalam persidangan itu Ferdy Sambo di depan Majelis Hakim persidangan mengaku kalau dirinya menyerah saat dipanggil timsus.
"Saya tetap bertahan mengaku tidak melakukan penembakan. Sampai lah pada kalau tidak salah tanggal delapan itu saya dipanggil oleh Timsus. Kemudian seluruh orang di situ akan dijadikan tersangka termasuk istri saya, menyerah waktu itu," ucap Sambo dilihat dari video itu, Senin (26/12/2022).
Sadar kalau Putri Candrawathi ikut terseret dan dijadikan tersangka, maka Ferdy Sambo mencoba untuk bernegosiasi kepada penyidik yang menangani kasusnya.
"Saya akan menyampaikan semuanya, yang penting istri saya jangan jadi tersangka karena dia tidak tahu apa-apa," ucap Ferdy Sambo.
Dalam perjalanan persidangan kalau ucapan Ferdy Sambo memang konsisten, kalau dirinya dan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang salah dalam kasus ini.
Ferdy Samo mengakui kalau Bharada E diperintah olehnya untuk menghajar Brigadir J. Perintah itu kata Sambo disalahartikan oleh ajudannya tersebut, hingga terjadi penembakan.
Dalam persidangannya tertanggal 13 Desember 2022 kemarin, Ferdy Sambo sempat memberikan ultimatum kepada Bharada E, karena dianggap telah menyeret banyak orang lain, yang seharusnya mereka berdua yang bertangungjawab.
Baca Juga: Thoriq Dijodohkan dengan Putri Delina, Fuji : Ujung-ujungnya Sama Aku
Bahkan Sambo turut menyalahkan Bharada E karena telah mengakibatkan Putri, Bripka Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Maruf menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan berencana ini.
"Kalau Saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian Saksi menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab, tapi kita berdua yang bertanggung jawab. Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan. Saya akan bertanggungjawab terhadap yang saya lakukan, tapi saya tidak akan bertanggungjawab terhadap apa yang tidak saya lakukan," ucap Sambo. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Gara-gara Chuck Putranto Lakukan ke Irfan Widyanto Hakim Sidang Dibuat Jengkel Soal DVR CCTV
-
Ahli Hukum Sebut Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Penuhi Unsur Pembunuhan Berencana, Motifnya Dijelaskan
-
Bantah Pakai Sarung Tangan Ferdy Sambo Pegang Senjata Brigadir J Tak Ada Jejak DNA, Kejebak Skenario Sendiri
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'