SuaraCianjur.id - Pembalap Repsol Honda Marc Márquez yakin motornya akan meningkat pada tes terakhir Portimao. Marquez optimistis mampu finis di posisi lima besar pada seri GP Portugal.
Juara Dunia MotoGP enam kali tampil mengecewakan di tes Sepang Februari lalu. Marquez mampu finis di urutan sembilan, selisih 0,777 detik dari pembalap tercepat di sesi keseluruhan, Luca Marini.
Selain itu, Marquez dan pebalap MotoGP lainnya akan menjalani tes pramusim terakhir di sirkuit Portimao. Pengujian akan berlangsung selama dua hari dari 11 hingga 12 Maret, sebelum balapan pertama MotoGP Portugal pada 27 Maret.
Motor baru Repsol Honda memiliki konsep yang sangat mirip dengan tahun lalu, tetapi kehilangan banyak traksi dan akselerasi di tikungan keluar. Ini adalah area di mana para insinyur paling banyak bekerja.
"Kami sebagai pebalap dapat mengatakan apa yang salah. Terserah para insinyur untuk mencari solusi. Kami biasanya bekerja untuk membangun motor yang kompetitif." Ujarnya, dikutip cianjur.suara.com, Minggu (12/3/2023).
"Saya pikir apa yang kami miliki di Malaysia sedikit berbeda dari yang kami miliki di Portimao. Honda sedang mengerjakannya dan saya pikir kami akan membuat kemajuan," lanjutnya.
Marquez belum finis lima besar dalam dua start sejak MotoGP Portugal 2020 di Portimao. Marquez finis ke-7 pada musim 2021 dan finis ke-6 musim lalu.
Tapi Baby Alien percaya bahwa dengan mesin yang bisa diprediksi bagus, hasil yang lebih baik bisa dicapai.
"Itu tergantung pada rute mana yang Anda jalankan," kata pembalap berusia 30 tahun itu ketika dimintai prediksi.
Baca Juga: Cara Membuat Akun Safe Deposit Box Seperti Rafael Alun Trisambodo
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi jika saya melakukannya dengan baik sepanjang akhir pekan di Portimao, saya pikir saya akan melakukannya berada di antara lima favorit teratas," tambah Marc Márquez.
(*/Tigor Hutabarat)
Sumber: Instagram / gpnews_ig
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A