SuaraCianjur.Id- Aktivitas yang menjadi tekanan kita sehari-hari seperti deadline kantor, ujian sekolah, atau berdesakan di kendaraan umum bisa menimbulkan rasa stress dalam diri kita.
“Salah satu yang menjadi stressor besar adalah work, karena ada beberapa aspek. Mulai dari lingkungan kerja, kemacetan saat pergi ke kantor, dan beban kerja yang berlebihan,” ujar Adjie Santosoputro.
Pada pekerjaan ada juga yang dinamakan aspek Hustle Culture, ini bisa menjadi indikasi stress karena terlalu sibuk hingga lupa untuk merawat juga mencintai diri sendiri.
“Salah satu indikasi stress adalah kita akan cenderung putus hubungan kita atau koneksi, relasi kita dengan diri sendiri itu menjadi tidak sehat. Ketika relasi itu menjadi tidak sehat, maka kita jadi mengabaikan diri sendiri termasuk abai untuk merawat diri sendiri,” jelas Adjie Santosoputro.
Mandi merupakan cara merawat diri untuk memelihara kondisi mental dari stress. Kita belajar, berlatih meditasi, berlatih mindfulness dengan mengkolaborasikan harian kita dengan mandi.
Tetapi, teknik mandi yang harus digunakan adalah mindful bathing, sehingga momen mandi itu menjadi moment “pause” ditengah kesibukan kita.
“Teknik mindful bathing yaitu, sebelum mandi perlu jeda sejenak, jangan tergesa-gesa, dan setelah mulai mandi harus mengajak pikiran kita yang tadinya wondering menjadi pikiran yang fully present,” kata Adjie Santosoputro.
Lewat momen maindful bathing ini, kita perlu menggunakan momen sebaik mungkin sebagai momen rehat untuk menenangkan batin.
Pada saat mindful bathing juga akan ada tiga indera yang aktif yaitu, indra penglihatan berupa mata, indra penciuman berupa hidung, dan indra peraba berupa kulit.
Baca Juga: Selain Kesehatan Fisik, Ketahui 4 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Mental
“Pada saat mindful bathing akan merasakan touch it, feel it, see it, and love it, yang membuat pikiran kita present,” sambung Della Dartyan.
Pengaruh baik maindful bathing jika diterapkan dalam rutinitas harian adalah meredakan stress, relasi diri membak, lebih mencintai siri sendiri, dan otomatis akan mampu berlerasi baik.
Berelasi sehat dengan orang yang ada disekitar kita, dan bekal kita untuk bahagia, juga dapat menjadi produkstif saat bekerja.
“Ketika kita stress maka kesehatan fisik akan memburuk, tapi ketika stress kita mereda tentu akan lebih sehat secara fisik. Ditambah lagi ketika stress mereda, dalam dunia kerja akan lebih produktif,” jelas Adjie Santosoputro. (*)
Sumber: YouTube Greatmind
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG
-
Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi
-
Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi