SUARA CIANJUR - Sindrom Sjogren adalah kondisi medis yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kelenjar-kelenjar yang menghasilkan air mata dan air liur menjadi tidak berfungsi dengan baik.
Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti mulut kering, mata kering, dan berbagai gejala lainnya yang terkait dengan kelenjar lainnya dalam tubuh.
Menurut dr. Kevin Rachelson dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles, "Sindrom Sjogren adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Gejala utamanya adalah keringnya mata dan mulut, tetapi bisa juga meliputi sendi kering, kelelahan, dan bahkan masalah neurologis.".
"Tidak hanya itu, Sindrom Sjogren juga bisa mempengaruhi organ tubuh lainnya seperti paru-paru, ginjal, hati, dan sistem saraf pusat.".
Kondisi ini seringkali dianggap remeh, namun dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan.
Melalui platform media sosial seperti YouTube dan TikTok, para ahli medis juga berusaha untuk meningkatkan kesadaran tentang Sindrom Sjogren.
Dalam salah satu video di TikTok, seorang dokter bernama Dr. Sivan Finkelstein menjelaskan bahwa "Sindrom Sjogren tidak hanya memengaruhi kelenjar air mata dan air liur, tetapi juga bisa memengaruhi organ-organ lain di dalam tubuh kita.".
Para ahli medis juga menyampaikan bahwa sindrom ini masih menjadi tantangan dalam dunia medis karena masih banyak hal yang belum dipahami tentang penyakit ini.
Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang Sindrom Sjogren dan terus melakukan penelitian untuk menemukan cara yang lebih efektif untuk mengobati kondisi ini.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengurangi Stres untuk Hidup yang Lebih Bahagia dan Sukses
Dalam upayanya untuk meningkatkan kesadaran tentang Sindrom Sjogren, para ahli medis berharap dapat membantu lebih banyak orang untuk memahami gejala dan risiko dari kondisi ini.
Dengan meningkatkan kesadaran, diharapkan penderita Sindrom Sjogren dapat lebih cepat mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat untuk mengatasi gejala dan meningkatkan kualitas hidup mereka. (*)
Sumber: Instagram Neurofit dan beberapa sumber lain
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?