SUARA CIANJUR - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana Wijayanto, telah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menunda klarifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang seharusnya dilakukan hari ini.
Rencananya, Reihana dijadwalkan untuk memberikan klarifikasi terkait LHKPN-nya di Gedung Merah Putih KPK yang terletak di Kuningan, Setiabudi, Jakarta.
Juru bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, menginformasikan bahwa Reihana telah meminta penundaan jadwal klarifikasi tersebut kepada tim KPK.
Hal ini disampaikan kepada wartawan pada Jumat (19/5/2023).
Ipi menjelaskan bahwa alasan penundaan yang diminta oleh Reihana adalah karena dia mengaku membutuhkan waktu tambahan untuk mempersiapkan data dan dokumen pendukung yang diperlukan dalam klarifikasi tersebut.
“Informasi yang kami terima dari tim, beliau (Reihana) meminta penundaan jadwal,” jelasnya.
Permintaan penundaan jadwal klarifikasi LHKPN ini menunjukkan bahwa Reihana mengakui pentingnya kesiapan dan kelengkapan data yang harus disampaikan kepada KPK.
Dalam hal ini, ia berupaya untuk memberikan penjelasan yang komprehensif dan akurat mengenai harta kekayaannya.
Kemungkinan Reihana ingin memastikan bahwa semua dokumen yang relevan dan data yang diperlukan telah disusun dengan baik sebelum memberikan klarifikasi kepada KPK. (*)
Baca Juga: Gugatan Cerai Desta ke Natasha Rizki Bisa Gugur, Bila Penggugat Lakukan Hal Ini
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
AC Mobil Kurang Dingin Saat Cuaca Panas Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki