SUARA CIANJUR - Permintaan penasihat hukum Mario Dandy Satriyo (20) dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora (17) menjadi sorotan dalam sidang lanjutan yang berlangsung pada Selasa (11/7/2023).
Andreas Nahot Silitonga, penasihat hukum Mario Dandy, mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk melakukan pemeriksaan psikiater terhadap kliennya guna kepentingan pembelaan.
Permintaan ini disampaikan oleh Andreas di persidangan sebagai bagian dari upaya pembelaan terhadap Mario dalam kasus penganiayaan tersebut.
Ia mengajukan permohonan secara tertulis dan juga telah melalui PTSP sebelumnya.
Andreas menyampaikan permintaan tersebut dengan harapan agar pemeriksaan psikiater dapat dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan menghadirkan psikiater yang kompeten.
"Yang Mulia, kami mau minta izin secara tertulis, tadi sudah disampaikan juga melalui PTSP. Ini mohon pemeriksaan psikiater terhadap Mario. Bisa dilakukan untuk pembelaaan kami di Lapas, kami mohon izin. Kalau misalkan bisa, kami mau menghadirkan psikiater untuk memeriksa di Lapas," kata Andreas saat persidangan.
Permohonan pemeriksaan psikiater ini dilakukan dengan alasan pentingnya mengetahui kondisi psikologis Mario Dandy Satriyo.
Dalam kasus penganiayaan yang menimpa David Ozora, penasihat hukum ingin memastikan apakah ada faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku kliennya.
Dengan demikian, hasil pemeriksaan psikiater dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembelaan di persidangan. (*)
Berita Terkait
-
Mario Dandy Sudah Memenuhi Unsur Penganiayaan Berat Berencana, Diungkap Pengacara David Ozora!
-
Kondisi Terkini David Ozora Diungkap Kuasa Hukum, Emosi Meledak-ledak dan Kerap Ketiduran
-
Kubu David Ozora Angkat Suara setelah Mario Dandy Ditetapkan sebagai Tersangka Pencabulan
-
Mario Dandy Akui Ini di Persidangan Terkait BAP
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi