SUARA CIANJUR - Ketika Brasil mengalahkan Panama 4-0 dalam Piala Dunia Wanita di Australia pada hari Senin, mereka dilaporkan mendapat dukungan dari lebih dari 11 juta penggemar yang menyaksikan pertandingan melalui layar televisi di rumah.
Peningkatan Jumlah penonton terjadi berkat dukungan dari pemerintah Brasil, yang memutuskan untuk mengizinkan pegawai negeri untuk datang lebih siang dari biasanya selama pertandingan piala dunia wanita.
Piala Dunia ini diselenggarakan di Australia dan Selandia Baru dan berlangsung hingga tanggal 20 Agustus. Menurut Menteri Manajemen Esther Dweck pekan lalu, pegawai pemerintah akan diberi waktu dua jam setelah peluit akhir dari pertandingan yang melibatkan tim Seleção atau "seleksi," sebagaimana julukan tim nasional Brasil untuk datang ke tempat kerja.
Brasil telah memberlakukan kebijakan serupa ketika tim pria mereka yang merupakan tim paling sukses dalam sejarah Piala Dunia bermain di panggung sepak bola tertinggi, tetapi ini adalah pertama kalinya langkah ini diperluas untuk pertandingan wanita, menurut Dweck.
Langkah ini dimaksudkan untuk membawa era baru bagi visibilitas sepak bola wanita di Brasil, seperti yang ditulis Dweck dan dua menteri wanita lainnya dalam kolom Jumat di surat kabar Folha de S. Paulo. "Memastikan kehadiran wanita dalam lingkungan yang secara tradisional didominasi oleh pria, seperti sepak bola, adalah transformatif," tulis mereka.
Dukungan semacam ini akan terasa mustahil seabad yang lalu, bahkan di Brasil yang gila sepak bola, yang sebelumnya menunjukkan antusiasme yang jauh lebih rendah terhadap para pemain wanitanya.
Marta, pemain depan Brasil yang telah mencetak gol dalam lebih banyak pertandingan Piala Dunia daripada siapapun, menyoroti sikap negaranya dalam sebuah wawancara dengan majalah Brasil bernama TPM pada tahun 2014.
"Jika saya adalah seorang atlet dari negara seperti AS, yang kuat dalam sepak bola wanita ... dan saya telah memenangkan gelar pemain terbaik di dunia lima kali, perhatian yang saya dapatkan akan jauh lebih besar," katanya, disadur dari Washington Post oleh Suara Cianjur, Rabu (26/7/2023).
"Secara finansial, kemungkinan besar juga akan sangat berbeda. Ini mencerminkan situasi sepak bola wanita di Brasil, yang masih belum mengakui para atletnya.".
Baca Juga: Bak Pinang Dibelah Dua, Warga Banten Ini Sampai Dikira Ganjar Pranowo
Kini, sepak bola wanita semakin populer di seluruh dunia. FIFA, badan pengatur sepk bola global, menyatakan bahwa rekor 1,12 miliar orang menyaksikan Piala Dunia Wanita sebelumnya pada tahun 2019.
Musim panas lalu, lebih dari 87.000 orang memadati Stadion Wembley di Inggris, dimana otoritas olahraga sebelumnya menerapkan larangan sepak bola wanita selama beberapa dekade untuk menyaksikan tim nasional mengalahkan Jerman dan meraih gelar Kejuaraan Eropa. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi
-
PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan