SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyinggung soal bantuan dana dari pemerintah untuk pembinaan sepak bola Indonesia. Menurutnya, pihaknya tidak bisa mengandalkan dana pemerintah.
"Kita tidak bisa terus menerus mengandalkan dana dari pemerintah. Harus ada kombinasi juga dari swasta,” ujar Erick THohir, dikutip dari web resmi PSSI, Kamis (28/9/2023).
Atas hal ini, Erick Thohir membuat terobosan untuk menggaet sponsor swasta melalui program Partner Summit. Program ini dilakukan guna terus meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
“Program yang terus kita upayakan berlangsung dengan baik di antaranya pembenahan liga untuk lebih baik, pembentukan timnas Indonesia yang tangguh. Serta yang tak kalah penting adalah membangun tim muda secara menyeluruh dan berkesinambungan,” lanjut Erick Thohir.
Selanjutnya, Erick Thohir menyatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk menjaga kepercayaan dari sponsor yang telah memberikan dukungan.
"Transparansi sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kepercayaan dari para sponsor. Kita juga tidak ingin brand maupun merek yang sudah mendukung kemudian diasosiasikan dengan kekerasan. Tidak mungkin merek nya dengan pengaturan pertandingan," sambungnya.
Sementara itu, beberapa sponsor sudah bergabung dengan PSSI, diantaranya adalah PT Freeport Indonesia (Official Main Sponsor Tim Nasional Indonesia), BRI (Official Sponsor Tim Nasional Indonesia), Indosat (Official Sponsor Tim Nasional Indonesia, dan yang lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya