Deli.Suara.com - Tim pembina Samsat Nasional melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Utara (Sumut). Kegiatan berlangsung di di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Selasa (9/8/2022)
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak turut hadir mendampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Satyabudi dan tim.
Hadir dalam acara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Dirregident Korlantas Polri, Tim Pembina Samsat Provinsi Sumut dan pejabat utama Polda Sumut.
Kapolda Sumut mengatakan, kegiatan ini dalam rangka upaya peningkatan kedisplinan serta kepatuhan masyarakat dalam melakukan indentifikasi dan registrasi lendaraan bermotor, PKB dan SWDKLLJ.
"Sesuai dengan temanya roadshow sosialisasi penerapan Pasal 74 UU Nomor 22 Tahun 2009," kata Panca.
Panca Putra mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor. Jika tidak membayar pajak kendaraan bermotor selama 5 ditambah 2 tahun, maka diberikan sanksi berupa kendaraan bermotor akan ditarik.
"Kita harapkan masyarakat Sumut sadar akan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Sehingga dana pembayaran pajak dapat digunakan sebagai sumber utama dalam pembangunan dan perbaikan infrastruktur," tandas Panca.
Tag
Berita Terkait
-
Apa Sih yang Terjadi Jika Utang Pajak Tidak Dilunasi?
-
Kemenkeu Sebut Transfer Pricing Jadi Modus Perusahaan Hindari Pajak Tinggi
-
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Suap Restitusi Pajak Tol Solo-Kertosono
-
3 Tersangka Kasus Restitusi Pajak Tol Kertosono di KPP Pare Kediri Ditahan KPK
-
Kasus Suap Pajak, Hakim Vonis Dua Konsultan Pajak PT GMP 2,5 Tahun dan 3,5 Tahun Penjara
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial