/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:18 WIB
Ilustrasi sea power (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, Andi Widjajanto, menilai ada kunci bagi Indonesia untuk dapat kekuatan laut atau sea power maupun memiliki kekuatan maritim.

Menurutnya, kunci Indonesia adalah bagaimana harus bisa mengintegrasikan maritim, ruang dan digital siber.

Hal itu disampaikan Andi karena untuk saat ini, angkatan laut tidak bisa hanya memikirkan instrumen maritim, kapabilitas maritim maupun teknologi maritim.

Akan tetapi, angkatan laut itu sudah harus memikirkan kapasitas maritim untuk era rantai pasok di era konektivitas.

“Entah bagaimana kita harus mengintegrasikan maritim, space dan cyber digital. Tanpa mengintegrasikan tiga itu kita tidak akan memiliki maritime capacity yang kuat, kapasitas maritim yang kuat,” kata Andi dalam diskusi Jakarta Geopolitical Forum VI/2022, Rabu (24/8/2022).

Andi melihat kalau Indonesia sudah sepatutnya memiliki langkah panjang untuk memastikan kekuatan pertahanannya sendiri.

Menurutnya, hal tersebut sudah pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat berpidato pada acara HUT TNI pada 5 Oktober 2021. Waktu itu, Jokowi memberikan arahan untuk melakukan perencanaan jangka panjang.

Dalam pidatonya, Jokowi memberikan arahan kalau Indonesia harus melanjutkan reformasi TNI, kemudian menyinggung soal modernisasi pertahanan dan harus mampu melakukan pertahanan demi membentuk kekuatan pertahanan Indonesia.

Hal tersebut, menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia dalam melanjutkan reformasi militer yang sudah berjalan sejak 1998.

Baca Juga: KPK Sita Dokumen Hingga Alat Elektronik di Tiga Gedung Fakultas Unila

“Kemudian, bisa berlanjut menuju transformasi pertahanan sehingga kita bisa membentuk rencana jangka panjang menuju tercapainya kekuatan regional kekuatan ketahanan Indonesia yang saya yakin harus melampaui perencanaan 2050 kalau bisa sampai 2070,” tandasnya.

Sumber: Suara.com 

Load More