Dokter Tifa sudah memilih bakal calon presiden atau capres 2024 yang akan didukungnya. Ia pun mengungkapkan kriteria sosok yang diyakini tepat menjadi presiden Republik Indonesia menggantikan Jokowi di Pilpres 2024.
Melalui akun Twitternya, Dokter Tifa menegaskan dirinya hanya mendukung orang yang baik. Salah satu kriteria capres baik yang didukungnya adalah tidak menonton film porno.
"Pada protes, sebetulnya arah dukungan kemana sih? Sudah saya bilang berkali-kali, offline maupun online. Saya mendukung orang baik. Kriteria orang baik itu tidak ngaku terang-terangan suka nonton ," tulis Dokter Tifa di Twitter, Rabu (24/5/2023).
Selain itu, capres yang akan didukungnya juga sudah jelas memiliki rekam jejak prestasi sebagai pemimpin. Ditambah capres tersebut tidak terlibat dalam tindak pidana kasus korupsi.
"Rekam jejak ketika menjabat jelas prestasinya, ada bukti bukan sekedar klaim sepihak. Tidak terlibat dalam tindak korupsi apapun," ungkap Dokter Tifa.
"Amanah, siddiq, tabligh, fathonah. Kalau bingung dengan kriteria nomor 2, 3, dan 4, lihat saja kriteria nomor 1. Dah," sambungnya.
Dalam cuitan berikutnya, Dokter Tifa juga mengungkap pengalaman dalam memilih capres di Pemilu. Ia mengaku sempat benar memilih sosok presiden yang berlatar belakang jenderal.
"Dulu, saya memilih Presiden yang jenderal hebat dan berwibawa. Alhamdulillah saya tidak salah pilih," paparnya.
Namun, Dokter Tifa juga pernah salah memilih presiden. Menurutnya, presiden yang salah dipilihnya itu memiliki ciri-ciri terlihat kurus kering dan sederhana, tetapi ternyata semua itu dianggap telah menipunya.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Palestina Tim Kuat, Apalagi Argentina
"Dulu saya memilih presiden yang membuat saya terpesona karena dia tampak ndeso, kurus kering, dan sederhana maka saya pikir dia baik. Astaghfirullah ternyata saya tertipu gorong-gorong. Kini, saya tidak mau terpesona pada bayang-bayang dan ilusi yang diciptakan media," tegasnya.
Meski tidak menyebutkan nama siapa capres pilihannya, Dokter Tifa mengungkap dirinya sudah bersabahat dengan bakal capres itu selama 30 tahun lamanya.
"Setelah beberapa kali Pemilu, sejak punya hak untuk menjadi pemilih, baru kali ini saya berkesempatan memilih orang yang betul-betul saya kenal. Tidak cuma kenal nama, kenal di berita, kenal dari televisi atau sosial media, saya mengenalnya sebagai sahabat baik lebih dari 30 tahun," bebernya.
"Saya kenal masa kecilnya, masa remajanya, masa dewasanya, dan saya bisa menjadi saksi bahwa dia adalah orang baik. Kedua capres yang lain bukan orang yang saya kenal. Sama seperti Anda semua, saya hanya kenal nama, dan reputasi serta sejarah hidup yang dipaparkan sosial media. Kenyataannya seperti apa, saya tidak tahu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Adu Rekam Jejak Bakal Cawapres Anies Baswedan, Siapa yang Paling Mumpuni?
-
Elite Parpol Berebut Restu Presiden, Gegara Jokowi Setengah Hati Ikuti Perintah PDIP Usung Ganjar
-
Gibran jadi Cawapres Prabowo? Begini Kata Gerindra
-
Hasil Elektabilitas Di Litbang Kompas Mengkhawatirkan, Anies Santai Siap Patahkan Hasil Survei
-
Kasak-kusuk Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Secara Aturan UU Pemilu Saja Salah
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix