Sus Rini, pengasuh Rayyanza, anak dari pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, mendapatkan sorotan publik setelah cerita uniknya terungkap. Ternyata, pekerjaan yang ia miliki saat ini dimulai dari sebuah status di WhatsApp yang membuatnya menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga terkenal tersebut.
Sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok @akunapaaja_o menjadi viral dengan lebih dari 15 juta penonton. Dalam video tersebut, Sus Rini menceritakan awal mula ia mendapatkan tawaran pekerjaan di rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Sus Rini memasang status di WhatsApp dengan kata-kata "info loker dong," tanpa mengira bahwa status tersebut akan mendapatkan perhatian banyak teman. Kabar tentang Sus Rini sedang mencari pekerjaan akhirnya sampai ke yayasan penyalur tenaga kerja, tempat ia dulunya bekerja.
Ia mengungkapkan bahwa ia siap mengambil pekerjaan apa pun, termasuk mengurus anak. Yayasan tersebut memberitahu bahwa ada wawancara kerja yang akan dilakukan. Sus Rini pun heran ketika diminta membawa 5 lembar kertas, pensil, gunting, dan penghapus.
Wawancara kerja yang berlangsung selama 3 jam tidak hanya menanyakan pengalaman kerja, melainkan juga membahas tentang kepribadian dan masalah pribadi Sus Rini. Setelah wawancara, Sus Rini menunggu kabar namun tidak mendapatinya bahkan setelah melewati batas waktu yang telah diberitahu.
Saat itu, Sus Rini sempat berpikir negatif dan mengasumsikan bahwa orang kaya suka menunda-nunda urusan orang lain. Namun, tak disangka, ia akhirnya diterima dan keesokan harinya menuju ke tempat baru.
Saat tiba di tempat tersebut, Sus Rini tidak menyadari siapa pemiliknya. Namun, ketika ia melihat amplop bertuliskan nama Raffi Ahmad, ia baru menyadari bahwa ia akan bekerja dengan pasangan terkenal tersebut. Kegembiraan Sus Rini meledak dan ia tak menyangka bahwa ia akan menjadi bagian dari keluarga artis ternama.
Video yang memperlihatkan cerita unik ini langsung menjadi viral di TikTok, menarik perhatian jutaan penonton. Kisah Sus Rini yang bermula dari memasang status di WhatsApp hingga menjadi pengasuh Rayyanza dalam keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi bukti bahwa kejadian tak terduga dapat membawa perubahan besar dalam hidup seseorang.
Kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari kisah menarik ini dan harapan terbaik untuk Sus Rini dalam perjalanannya bersama keluarga terkenal tersebut.
Baca Juga: Demokrat Tak Diundang PDIP Acara Puncak Bulan Bung Karno, AHY Bereaksi
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
5 Fakta Baru Sidang Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Kades Ungkap PT KIM Bukan Kelompok Tani
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan
-
Anggaran Seret, Pemerintah Larang Pemda Rumahkan PPPK
-
Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia