Kasus korupsi dana BTS Bakti Kominfo yang menjadikan Johnny G Plate sebagai tersangka terus bergulir liar. Bahkan, kasus mantan Menkominfo itu sampai menyeret Yayasan Pendidikan Katolik di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ini setelah Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus Kupang berjanji mengembalikan uang sumbangan sebesar Rp 500 juta dari Johnny G Plate. Pengembalian dana setengah miliar itu siap dilakukan asalkan terbukti berasal dari aliran dana korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus Kupang, Pater Yulius Yasinto dalam keterangan tertulis pada Jumat (30/6/2023).
"Apabila terbukti dana tersebut bersumber dari dana korupsi maka Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus siap untuk mengembalikan dana secara utuh," ujar Pater Yulius Yasinto.
Yulius menjelaskan bahwa Johnny G Plate memberikan dana bantuan sebesar Rp 500 miliar kepada Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus pada Maret 2022.
Uang sumbangan itu diberikan sesuai pernyataan Johnny G Plate saat menghadiri undangan Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus Kupang pada 23 Februari 2022. Kala itu, Johnny meresmikan Gedung Rektorat dan Aula St Maria Immaculata Universitas Katolik Widya Mandira di Kampus Penfui Kupang, NTT.
Yulius melanjutkan, Johnny G Plate memberikan sumbangan itu kepada pihaknya secara spontan. Alasan pemberian sumbangan itu sendiri, kata Johnny saat itu, sebagai modal untuk mengembangkan peralatan dan sistem teknologi informasi di Universitas Katolik Widya Mandira
"Dana sumbangan itu disampaikan sebagai sumbangan pribadi dan spontan oleh Johnny G Plate pada akhir sambutan peresmian gedung-gedung tersebut. (Sumbangan diberikan) sebagai kontribusi untuk pengembangan peralatan dan sistem teknologi informasi di Universitas Katolik Widya Mandira," jelas Yulius.
Kini, Yulius mengaku prihatin lantaran dana sumbangan sebesar Rp 500 miliar itu diduga bukan dari kantong pribadi Johnny, melainkan hasil korupsi seperti yang disampaikan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.
Baca Juga: Beredar Isu MV Hate Rodrigo Dihapus karena Keberatan, Ini Kata Agensi Choi Ye Na
"Kami (Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus) bersedia memberikan keterangan (seputar sumbangan Johnny G Plate) apabila diperlukan," tandas Yulius Yasinto.
Terakhir, Yulius kembali menegaskan jika terbukti uang sumbangan Rp500 juta itu merupakan hasil korupsi Johnny G Plate, maka Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus akan mengembalikan uang itu secara utuh. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bicara Soal Akar Korupsi di Indonesia, Prabowo: Gaji Pejabat dan PNS Kita Terlalu Kecil
-
KPK Buka Penyelidikan Perkara Baru Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Anggaran Makan Minum Per Hari Rp 1 Miliar!
-
Geger! Luka Modric Terseret Kasus Korupsi, Terancam Penjara 5 Tahun
-
Kelakuan Bikin Geleng-geleng! Pegawai KPK Mainin Biaya Dinas, Uangnya Dipakai Buat Pacaran
-
Terkuak! Pegawai KPK Mark Up Biaya Perjalanan Dinas, Diduga Uangnya Habis untuk Pacaran
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
-
Bukan Sekadar Misi Biasa, Ada Cerita Menarik Dibalik Misi Artemis II Nasa!
-
Saksi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Oki Setiana Dewi Jadi Target Teror di Mesir
-
Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara
-
Menelusuri Dunia Dewa dan Pahlawan dalam Buku Mitologi
-
Kepala BGN Tegaskan 19.000 Sapi Bukan Kebutuhan Harian MBG: Hanya Simulasi
-
EVAN Dipastikan Tampil di KCON LA 2026, Perdana Usai Keluar dari ENHYPEN
-
Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz
-
Sidang Vonis Kasus Narkoba Digelar Hari Ini, Ammar Zoni Akui Gelisah dan Kurang Tidur
-
Jelang Debut di Piala Uber 2026, Febi Setianingrum: Tegang, Tapi Saya Yakin