/
Selasa, 18 Juli 2023 | 12:38 WIB
Pencarian korban mutilasi di Sleman. (Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana)

Kasus penemuan potongan tubuh korban mutilasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman menggegerkan publik. Korban itu diduga adalah Redho Tri Agustian, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) asal Pangkal Pinang yang dikabarkan hilang beberapa waktu lalu.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi apakah benar mahasiswa yang hilang itu menjadi korban mutilasi di Sleman. Sejauh ini polisi berhasil menangkap dua pelaku kasus mutilasi tersebut.

Simak kronologi hilangnya Redho Tri Agustian hingga diduga menjadi korban mutilasi yang beberapa waktu belakangan ini menggegerkan publik.

Kronologi Redho Hilang

Redho Tri Agustian (20) adalah warga Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Kabar hilangnya Redho Tri Agustian sempat ramai di media sosial.

Hilangnya Redho dikaitkan dengan korban mutilasi karena sebelumnya polisi menyebut korban berinisial R. Dirreskrimum Polda DIY Kombes FX Endriadi menyebut korban berjenis kelamin laki-laki inisial R dan berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta

Namun, Kombes Endriadi tak menjelaskan secara detail tentang identitas korban. Hanya saja korban disebut warga Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Waktu Redho Hilang dengan Temuan Korban Mutilasi

Ada kecocokan waktu hilangnya Redho dengan temuan korban mutilasi. Dalam laporan polisi, Redho disebut mulai hilang sejak Selasa (11/7/2023). Dari keterangan teman kosnya, Redho keluar membeli makan pada Selasa dini hari.

Baca Juga: Saksi Ahli Sidang Mario Dandy Jelaskan Soal Peran Aktif dan Pasif di Kasus Penganiayaan David Ozora

Saksi lain, yakni teman kuliahnya menyebut sempat melihat CCTV kos Redho. Dia menyampaikan bahwa Redho keluar memakai sweater hijau dan celana pendek hitam.

Sementara itu, kasus mutilasi bermula dari penemuan potongan tubuh yang berceceran di daerah Turi, Sleman. Temuan itu dilaporkan warga setempat pada Rabu (12/7/2023) malam.

Hilangnya Redho Dilaporkan ke Polsek Kasihan

Petunjuk terakhir jadi penguat benang merah hilangnya Redho dengan identitas korban mutilasi Sleman. Wadirreskrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengatakan mendapati identitas korban dari laporan orang hilang. Sebelumnya ada laporan orang hilang juga yang masuk di Polsek Kasihan.

"Jadi kebetulan sama ada laporan kehilangan di Polsek Kasihan. Kita berkomunikasi dengan polsek, cocokkan potongan-potongan tubuh itu," ungkap Tri Panungko pada Minggu (16/7/2023).

Sehari sebelumnya, Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry memberi konfirmasi kabar hilangnya Redho. Dia menyebut laporan orang hilang masuk ke Polsek Kasihan.

Load More