SUARA DENPASAR – Seorang nenek di Banjar Keladian, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali berinisial Ni Nengah P (77) mendadak tak sadarkan diri kemudian tewas saat akan diperkosa tetangganya yang merupakan seorang duda bernama I Wayan Jambot (44). Peristiwa itu berlangsung di sebuah tegalan (kebun) saat sang nenek usai menyabit rumput.
Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini bermula saat pasangan suami istri yang sudah lanjut usia bernama I Wayan D (78) dan istrinya Ni Nengah P (66) pergi ke tegalan untuk menyabit rumput. Tempat mereka menyabit rumput terpisah.
Ni Nengah P lebih dulu selesai menyabit rumput. Maka dia segera membawa rumput di keranjang. Karena tak kuat mengangkat rumput ke atas kepalanya, sang nenek meminta bantuan I Wayan Jambot juga sedang menyabit rumput tak jauh dari lokasi.
Bukannya membantu nenek Ni Nengah P, si Jambot malah mencoba memperkosa perempuan sepuh ini. Diduga, Jambot terbawa nafsu lantaran sudah lama menduda.
Jambot mencoba mencium pipi Ni Nengah P, kemudian memelorotkan kain dan kaus yang dikenakan si nenek. Ni Nengah P pun kaget dan melawan serta terjadi keributan. Dalam kondisi seperti itu, Ni Nengah P tiba-tiba pingsan.
Sang suami, I Wayan D yang berjarak sekitar 300 meter mendengar keributan. Dia bergegas menuju tempat sang istri mencari rumput.
I Wayan D mendapai sang istri sudah tak sadarkan diri. Ia pun berteriak meminta pertolongan warga. Cerita itu pun segera menyebar hingga dilaporkan ke Polsek Rendang.
Salah satu tokoh masyarakat setemppat, Wayan Putra mengatakan, korban yang dalam kondisi tidak sadarkan diri dievakuasi ke rumahnya kemudian dibawa ke Puskesmas Rendang. Sayangnya, dalam perawatan di Puskesmas, Ni Nengah P meninggal dunia sekitar Pukul 11.20 WITA.
"Sekarang jenazah korban masih dibawa ke RSUP Sanglah untuk diotopsi," jelas Wayan Putra dilansir dari beritabali.com, jaringan suara.com.
Kelian Banjar Keladian, I Putu Astawa mengaku belum tahu penyebab warganya tersebut meninggal dunia. Dia hanya menjelaskan, Ni Nengah P memiliki tiga anak dan 5 orang cucu.
“Pekerjaan sehari-harinya korban menyabit rumput untuk pakan ternak sapi bersama suaminya,” jelas Astawa.
Kapolsek Rendang Kompol I Made Punia ketika dikonfirmasi terpisah menjelaskan, korban diduga meninggal dunia karena shock saat terjadi percobaan pemerkosaan oleh I Wayan Jambot.
"Dari jasad korban tidak ada bekas-bekas penganiayaan, tapi masih akan dilakukan otopsi untuk memastikan," terang Punia.
Punia mengatakan, Wayan Jambot sudah ditangkap di Mapolsek Rendang. “Terduga pelaku diamankan tak lama setelah kejadian,” imbuhnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
-
Tak Dikasih Nomor Punggung 2, Eks Bek AC Milan Kecewa Berat hingga Serang Allegri
-
Memberi THR ke Ortu Baiknya Berapa? Ini Kisaran yang Luwes
-
Deretan Insiden Persebaya vs Persib: Benturan Horor Federico Barba hingga Kekonyolan Adam Alis
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Warga Jakarta Wajib Tahu! Waktu Imsak Hari ini, 4 Maret 2026 Jangan Sampai Mepet Subuh