/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 14:29 WIB
Ilustrasi YouTube - kanal Zhavilda TV yang meminta perempuan di tempat umum memakai hijab. (Pixabay)

Suara Denpasar - Media sosial saat ini dihebohkan dengan akun atau kanal YouTube Zavilda TV yang berisi konten meminta perempuan di tempat umum memakai hijab atau menutup auratnya. Warganet ramai-ramai meminta kanal tersebut dilaporkan. 

Hal tersebut seperti diunggah oleh akun twitter @littlev**** pada Jumat (26/8/2022). Akun ini menyebut bahwa Zavilda TV memiliki konten yang melanggar. 

"Banyak pelanggaran berat dari video ini," tulisnya dikutip Suara Denpasar pada Sabtu.

Dia mengatakan, isi konten tersebut yakni seorang Youtuber mendatangi perempuan di tempat umum yang tidak mengenakan hijab. Kemudian meminta perempuan tersebut memakai hijab, meskipun beberapa kali ditolak.

"Sudah ditolak, tetap dikejar agar mau ‘mendengarkan dakwahnya sebagai renungan," kata dia. 

Di akhir unggahannya, dia meminta warganet melaporkan akun tersebut karena menurutnya ada sejumlah pelanggaran.

Unggahan tersebut saat ini telah diretweet sebanyak 5.800 kali dan dikomentari sebanyak 1.500 kali. Dalam unggahan itu, banyak warganet yang sepakat dengan isi konten kanal Youtube itu yang terlalu memaksa.

Selain itu, jika tujuannya untuk berdakwa, harusnya perempuan yang berpakaian terbuka diburamkan atau di-blur. 

Dilihat Suara Denpasar, Zavilda TV memiliki subscriber sebanyak 211 ribu. Bergabung sejak Juni 2020, seluruh konten yang ada di kanal tersebut sudah ditonton sebanyak 12 juta kali. 

Baca Juga: Catat! Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir Joshua Digelar 30 Agustus, Hadirkan Semua TSK, Ferdy Sambo-Kuat

Dalam keterangannya, akun ini mengaku sebagai kanal YouTube islamic sosial eksperimen. 

Adapun sejumlah videonya berisi perempuan-perempuan yang tidak memakai hijab di tempat umum. Kemudian didatangi dan diminta mengenakan hijab. 

Selain itu, judul yang digunakan rata-rata menggunakan kata kunci seksi, aurat, dan hijab.

Load More