DENPASAR - Puluhan warga Celukan Bawang, Buleleng, Bali mengadu ke Gubernur Bali terkait adanya kapal tongkang yang mengangkut batu bara tumpah ke laut, Senin (29/8/2022). Kapal itu sudah dalam kondisi miring berada di barat PLTU Celukan Bawang, depan Pura Segara Tinga Tinga sejak 17 Agustus 2022.
Warga Celukan Bawang didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali mengadu ke Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bali dan ke Kantor Gubernur Bali untuk bertemu Gubernur Bali Wayan Koster.
Salah satu warga bernama I Ketut Mangku Wijana mengatakan, pihaknya mengadukan masalah ini sampai ke Pemerintah Provinsi Bali pengaduan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Singaraja belum ditindaklanjuti.
"Yang saya sayangkan DLHK di Singaraja kok lambat menangani hal ini. Seharusnya, saat kapal itu kandas, segera dievakuas,” kata dia.
Bahkan, Mangku mengatakan, kondisi kapal tongkang itu sudah cukup parah. Kapal itu sudah miring, dan sebagian batu bara tumpah ke laut.
“Ini kapalnya sudah sampai miring dan bahkan lima puluh persen batu baranya sudah tumpah ke laut," jelas dia.
Yang membuat Mangku Wijana heran adalah ternyata BLH Bali tidak mengetahui peristiwa itu. Padahal, peristiwa ini sudah dilaporkan ke BLH Buleleng. Ini menandakan tidak ada koordinasi antar pemerintah kabupaten dan provinsi. Juga sebetulnya sudah diberitakan di media massa.
Warga Tuding Cemari Laut
Ketua Nelayan Bakti Kosgoro, Supriyadi mengatakan, pihaknya ikut mengadu ke Kantor Gubernur Bali karena kejadian kapal tongkang miring hingga tumpahnya batu bara membuat air di perairan berubah wana menjadi pekat.
"Warna air laut ada yang hitam dan juga menimbulkan bau. Ini karena kapal itu terkena ombak dan batu baranya sudah tumpah ke laut sampai 50 persen,” terangnya.
Baca Juga: Disangu Rp 50 Ribu, Pasutri Nekat Tempel Ganja
Supriyadi meyakini, batubara yang tumpah itu mencemari laut. Akibatnya, berbahaya bagi ikan, dan berbahaya juga bagi Kesehatan masyarakat.
“Karena bisa mengandung racun yang berbahaya. Bahkan, ikan pasti juga menjauh," terangnya.
Salah satu aktivis LBH Bal, Michael Angelo menjelaskan, LBH sudah turun ke lokasi terjadinya kapal tongkat miring hingga batubara tumpah. Dia pun menyatakan, pihak perusahaan lalai dan diduga melanggar Pasal 151 Ayat 2 PP 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Kami nilai ada kelalaian di sana. Karena perusahaan tidak memberi tahu terkait hal itu kepada masyarakat. Sebab, dalam PP mengatakan, kalau ada pencemaran lingkungan, perusahaan wajib memberi tahu ke warga dalam waktu 1 x 24 jam dan itu tidak dilakukan," tegas dia.
Dia mengatakan, LBH bersama warga pun sudah mengadukan ke Pemerintah Provinsi Bali karena lambatnga respons dari pemerintah di Buleleng.
Dalam pengaduan itu, pihaknya sudah menyertakan bukti foto, video dan sampel air yang diambil di area kapal tongkang pengangkut batu bara yang tumpah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
-
7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas
-
Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai
-
7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!
-
Baekhyun EXO Tampil Perdana di The Kelly Clarkson Show, Debut di TV Amerika
-
Ikuti Arahan Gubernur, Respati Ardi Bakal Terapkan Bike To Work ke ASN
-
6 Pilihan Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM dan Awet Jangka Panjang