/
Minggu, 11 September 2022 | 11:50 WIB
Kondisi Terkini Bharada E, Diterapi 1,5 Jam Pulihkan Trauma Berat dari Kasus Ferdy Sambo (Polri TV)

Suara Denpasar - Bharada E alias Richard Eliezer menjalani terapi pemulihan trauma akibat kasus pembunuhan Brigadir J yang membelitnya bersama Ferdy Sambo.

Bharada E adalah saksi kunci yang membuka kasus ini sehingga membuat Ferdy Sambo dijadikan tersangka utama kasus pembunuhan berencana tersebut.

Bharada E yang dalam pengakuannya turut menghabisi korban atas perintah Ferdy Sambo ini kondisinya dalam keadaan tertekan.

Bahkan rasa trauma masih menghinggapi Bharada E meskipun sudah dua bulan kasus pembunuhan ini berlalu.

Rasa trauma ini sempat terlihat saat Bharada E mengikuti proses rekonstruksi di rumah Ferdy Sambo Duren Tiga Jakarta Selatan yang digunakan sebagai TKP.

Bharada E sempat gemetar tangannya saat diminta untuk memperagakan adegan penembakan.

Mantan ajudan Ferdy Sambo ini juga terlihat terduduk lemas usai diminta merekonstruksi penembakan Brigadir J.

Kini kondisi terkini, untuk memulihkan rasa trauma berat atas kasus ini, Bharada E harus secara rutin dilakukan pendampingan dan pemulihan psikologi.

Terbaru Bharada E diterapi untuk memulihkan trauma selama 1,5 jam.

Baca Juga: Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Jadi 12 Orang, Umurnya 13 sampai 19 Tahun

Hal ini seperti disampaikan oleh pengacara Bharada E alias Richard Eliezer, Ronny Talapessy. 

Secara bertahap kondisi kliennya mulai menunjukkan ketenagan dan lebih stabil dibanding masa-masa awal ditahan.

Kini kata dia, kliennya lebih religius dengan mendekatkan diri ke Tuhan dengan ibadah-ibadahnya.

Namun, perlu waktu untuk benar-benar Bharada E bisa pulih dari trauma kasus tersebut.

"Kita kemarin melakukan asesement psikolog, terus ada tahapannya kita juga terapi. Kalau kemarin terapinya itu 1,5 jam terapi soal traum," kata Ronny dilansir pada laman suara pada Minggu (11/9/2022).

Kini berkas kasus Bharada E masih dilengkapi oleh penyidik Mabes Polri yang sebelumnya sudah membentuk tim khusus kasus ini.

Load More