Hanya setahun menjadi Pamapta, dia pun mendapat kesempatan mendapat jabatan sebagai Kanit Buser Polres Metro Jakarta Timur pada 1996. Tugasnya adalah memburu para bandit di wilayah Jakarta Timur.
Sepanjang tahun 1997 sampai 1999, dia sempat pindah tugas sebagai Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo dan Polsek Metro Cakung.
Berkat prestasinya, jabatan Wakapolsek Metro Matraman pun dia sandang pada 1999, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur pada 1999 sampai 2001.
Saat menjadi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Ferdy melangsungkan pernikahan dengan Putri Candrawathi, cinta pertamanya yang pernah terpisah.
"Sempat terpisah karena pendidikan tapi kemudian bertemu kembali dan menikah," lanjut Agussalim.
Bersama Putri, Ferdy memiliki tiga anak kandung. Yang pertama sudah berusia 21 tahun, yang kedua sudah 17 tahun, dan yang ketiga baru berusia 15 tahun. Yang terakhir ini masih sekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang, yang tamatannya banyak berkiprah di kepolisian dan militer. Pasangan ini juga mengangkat satu anak yang berusia 1,5 tahun.
Sejumlah jabatan mentereng pernah dia pegang. Seperti menjadi Kasat Reskrim Polres Bogor pada 2003 sampai 2004, hingga menjadi Wakapolres Sumedang Polda Jabar pada 2007–2008.
Salah satu tonggak dalam perjalanan karier Ferdy adalah ketika menjadi Kapolres Purbalingga pada 2012. Kemudian menjadi Kapolres Brebes pada 2013. Pangkatnya sudah AKBP.
Putri Candrawathi sudah berhenti dari menjalankan profesinya sebagai dokter gigi. Mengikuti perjalanan karier Ferdy Sambo sebagai Ibu Bhayangkari. Di kabupaten yang terkenal bawang dan telur asin itu pula, Ferdy “menemukan” Kuat Ma’ruf yang dijadikaan sopir untuk istrinya.
Ferdy makin dekat dengan kekuasaan di Polri setelah melepas jabatan Kapolres Brebes pada 2015. Jabatan barunya adalah Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. Pada tahun itu juga, ia bertemu Irjen Tito Karnavian yang mendapat mandate sebagai Kapolda Metro Jaya.
Baca Juga: Kisah Asmara Ferdy Sambo-Putri Candrawathi, Awalnya Cinta Monyet, Kini Terancam Menua di Penjara
Saat karier Tito menanjak sebagai Kapolri pada tahun 2016, karier Ferdy ikut menanjak. Ia mendapat jabatan baru sebagai Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri, kemudian menjadi Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri sampai 2018.
Momen yang paling menentukan karier Ferdy adalah ketika menjadi Koorspripim Polri pada 2018. Dengan jabatan itu, dia menjadi orang yang paling dekat dengan Jenderal Tito Karnavian, sang Kapolri. Pangkatnya sudah Kombes.
Ke mana pun Tito pergi, Kombes Ferdy Sambo hampir selalu ada di sampingnya. Ketika Tito dijadikan sebagai Mendagri pada 2019, Ferdy tak kehilangan pegangan. Jenderal Idham Aziz yang menjadi Kapolri malah memberinya kepecercayaan sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri.
Seiring dengan itu, Ferdy pun naik kelas sebagai perwira tinggi dengan jabatan brigadir jenderal (Brigjen), atau jenderal bintang satu.
Bukan sekali Jenderal Idham Aziz memberi hadiah kepada Ferdy Sambo. Pada tahun 2020, dia mendaulat Ferdy Sambo untuk memegang jabatan sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Dengan demikian, Ferdy telah layak menyandang jenderal bintang dua bergelar Irjen Pol.
Usia Ferdy masih 47 tahun kala menggaet pangkat Irjen. Dia pun menjadi jenderal bintang termuda. Dalam 26 tahun kariernya di kepolisian, dia telah menaiki delapan tangga kepangkatan, dari Ipda sampai Irjen Pol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat