Suara Denpasar – Viral video Puan Maharani cemberut saat bagi-bagi kaus di tengah kerumunan warga. Dalam unggahan video itu terlihat wajah Puan Maharani pucat masam, tidak menunjukkan senyum. Menanggapi raut wajah Puan yang ceberut, Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun justru tertawa dan menyatakan bahwa itu menunjukkan wajah aslinya.
Sebagaimana diketahui, Puan Maharani memang sempat mengunjungi pasar tradisional di Bekasi, Jawa Barat. Dia juga sempat datang ke Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an di Jatiwaringin pada 21 September 2022.
Nah, saat di sana dia membagi-bagikan kaus bertulis Mbak Puan kepada sejumlah pedagang. Namun, dalam video justru tampak Puan Maharani yang memasang tampang cemburut.
Sambil membacakan sejumlah berita di media digital tentang Puan Cemberut, Refly Harun melalui Youtube Refly Harun pun mengatakan bahwa itu adalah wajah asliya.
“Puan tidak berpura-pura. Karena yang berpura-pura kalau dia tersenyum. Cemberut menunjukkan wajah aslinya, atau karakter aslinya, atau suasana aslinya, malah genuine,” kata Refly Harun, Selasa (27/9/2022).
Refly Harun pun mengatakan bahwa Puan Maharani memang berbeda dengan masyarakat kebanyakan. Puan, kata dia, barang kali tidak pernah merasakan kesusahan hidup. Karena kebetuann hidup di era yang sangat luar biasa.
“Ayahnya pernah jadi ketua MPR, ibunya pernah jadi presiden, dia sendiri berusia muda, kurang dari 50 tahun. Ketika Era Reformasi, dia sendiri orang yang sangat menikmati. Karena pernah jadi presiden ibunya, dia sendiri pernah jadi Menko Pemberdayaan Manusia, sekarang ketua DPR,” papar dia.
Yang jadi soal, kata Refly Harun, apakah sikap Puan yang seperti itu di tengah masyarakat cocok sebagai pemimpin masa depan atau tidak. Apalagi saat dia membutuhkan rakyat dengan membagikan kaus kepada rakyat saja sudah memasang tampang cemberut.
“Terlepas dari pro dan kontranya, ya, memang itu tantangan untuk menjadi seorang pemimpin. Jadi pemimpin itu ya pemimpin yang harus merasakan denyut nadi penderitaan rakyat. Bahkan pemimpin itu sendiri yang bagus dia sendiri mencerminkan hidup sehari-hari rakyat,” papar dia.
Baca Juga: Jika Berpaket dalam Pilpres 2024, Duet Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil Tak Ada Lawan
Refly Harun melanjutkan, seorang pemimpin memang harus asli atau genuine seorang pemimpin, bukan orang yang berpura-pura peduli pada rakyat tetapi kehidupannya tidak mencerminkan bahwa dia peduli pada rakyat, bahkan bergaul dengan rakyat pun terganggu.
“Sekali lagi yang ditunjukkan Puan Maharani adalah sesuatu yang genuine. Tidak berpura-pura. Apakah cocok untuk pemimpin masa depan. Itu masalahnya,” pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Survei CSIS Ungkap Milenial Pilih Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, Anies Baswedan Nomor Berapa?
-
PDIP Blunder! Celeng Versus Banteng, Nama Ganjar Pranowo Terus Melejit
-
"Percayalah, Anda Tidak Akan Jadi Presiden, Jangan Buang-buang Waktu", Sentil Bjorka ke Erick Tohir
-
Ngeri Jika Tiga Partai Ini Dukung AHY: PDI Perjuangan Bisa Keok Pemilu 2024
-
Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS
-
Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan
-
Sabdo Cinta Angon Kasih: Mengenal Budaya Jawa Lewat Buku Satire Sujiwo Tejo
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran