Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta masyarakat jangan mengeluhkan jalan macet yang mulai terasa akhir-akhir ini. Sebab, katanya, jalan macet adalah pertanda ekonomi hidup. Hal itu disampaikan Gubernur Koster dalam pidato 4 tahun kepemimpinan Koster-Ace di Art Center, Denpasar, Rabu (28/9/2022).
Koster mengataka, sekarang hotel mulai mencapai minimum 65 persen bahkan sudah ada yang lebih dari 90 persen terutama di Badung. Restoran mulai penuh, pantai mulai padat pengunjung, jalan mulai macet.
"Dulu jalan lengang, kita enak jalan-jalan, sekarang mulai mengeluh (karena macet, Red). Jangan mengeluh, karena kalau padat itu berarti ekonomi hidup,” kata Koster disiarkan secara langsung melalui Youtube Pemerintah Provinsi Bali.
Koster pun menyatakan syukur ekonomi Bali, khususnya sektor pariwisata mulai bangkit usai terdampak pandemi Covid-19. Kata Koster, Bali sudah kembali menjadi tujuan wisata yang aman, nyaman, dan kondusif salah satunya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara yang mulai tumbuh setelah penerbangan demestik dan internasional diperlonggar.
“Mulai tanggal 7 Maret 2022, jumlah wisatawan ke Bali melalui pintu Bandara I Gusti Ngurah Rai terus mengalami peningkatan," kata dia.
Gubernur asal Sembiran, Tejakula, itu pun merinci, jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Bali sudah mencapai lebih dari 12.000 orang kedatangan per hari, sedangkan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari 10.000 orang kedatangan per hari.
"Tepuk tangan untuk pariwisata kita," kata Koster.
Koster pun mengatakan, dengan angka kunjungan wisatawan asing tersebut maka sudah mencapai lebih dari 50 persen dibanding situasi normal sebelum pandemi Covid-19 menerjang Bali yang dicapai 22 Juli 2022 lalu. Sedangkan wisatawan domestik sudah mencapai 40 persen dari situasi normal sebelum pandemi. Hal ini, kata dia, telah melampaui target yang diinginkan sebesar 35 persen.
“Jadi jujur saja, saya sempat berhitung dan berdiskusi, situasinya pada akhir Desember 2022 targetnya kira-kira 35 persen, astungkara ternyata lebih cepat dan lebih tinggi (dari target) baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik,” tukas dia.
Baca Juga: Nikita Mirzani 'Sewot' Disebut Gabung Sama Preman, Minta Tolong Pemuda Pancasila
Suami dari Ni Putu Putri Suastini ini menambahkan, jumlah penerbangan internasional yang direct atau langsung ke Bali juga sudah ada peningkatan. Saat ini ada 24 maskapai yang melayani penerbangan langsung ke Pulau Dewata. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan agar diizinkan penambahan jumlah penerbangan seiring dengan permintaan dari negara Australia.
“Semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali adalah keberhasilan berkat keberanian memperjuangkan kebijakan tanpa karantina dan visa on arrival pada 72 negara dan bebas visa bagi 9 negara ASEAN,” papar politikus PDIP ini.
Secara makro ekonomi, Koster menyebut pemulihan pariwisata berdampak langsung pada pemulihan ekonomi Bali pasca-pandemi. Setelah ekonomi mengalami tumbuh negatif yakni -9,31 persen pada 2020, kemudian menjadi -2,47 persen pada 2021, ekonomi Bali tumbuh positif pada 2022.
Dia merinci, pada triwulan I, pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 1,46 persen, kemudian triwulan II sebesar 3,04 persen. Dia pun berharap, pada akhir tahun 2022 angka pertumbuhan ekonomi sebesar 3,5 persen. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pemprov Bali Terima Hibah Dari Kejagung Berupa Aset Koruptor Eks Bupati Klungkung I Wayan Candra Senilai Rp 46 Miliar
-
Kapal Miring-Batu Bara Tumpah ke Laut, Warga Celukan Bawang Mengadu ke Gubernur Bali
-
Pak Polisi Ayo Gerak, Jerat Penambang Batu Ilegal di Klungkung
-
Ini Fakta! Bangun PKB di Eks Galian C Gunaksa, Rusak Lingkungan di 40 Titik, Sebagian Besar di Dawan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU