Suara Denpasar - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar menggelar pelatihan 'Kesetaraan Gender dan Keselamatan Kerja Jurnalis' di Hotel Innna Heritage, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (16/10/2022).
Ketua AJI Denpasar Eviera Paramita Sandi mengatakan, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran gender di kalangan jurnalis, khususnya perempuan yang ada di Bali.
Dengan begitu, para peserta nantinya bisa mendorong iklim kerja yang ramah gender baik di perusahaannya masing-masing maupun di saat meliput berita di lapangan.
"Yang di sini nantinya baik perempuan maupun laki-laki itu berpotensi menjadi pemimpin di organisasi atau di kantor masing-masing. Ini yang diharapkan kita punya satu pemikiran yang sama bagaimana kesetaraan gender terus digaungkan," kata dia.
Berdasarkan pengalamannya, ia mengungkapkan jurnalis perempuan di Bali masih retan menjadi korban kekerasan seksual saat meliput atau dalam perjalanan meliput berita.
"Kadang-kadang kita perempuan seringkali ditempatkan di lokasi liputan yang dianggap aman, seperti di pemerintahan atau hiburan, ekonomi, tapi sebenarnya apakah tempat itu ramah gender? bisa jadi enggak, karena berdasarkan laporan yang saya terima jurnalis perempuan yang liputan di DPRD itu bagaikan perempuan di sarang penyamun," kata dia.
"Jadi mereka sering kali dihadapkan dengan guyonan yang seksis, lalu juga sering kali ketika berkumpul dengan teman wartawan pria, guyonan itu sangat merendahkan perempuan," tambahnya.
Viera berharap dengan adanya pelatihan ini para peserta nantinya bisa saling berdiskusi atau bertukar pemikiran terkait persoalan ini. Sehingga, bisa menciptakan suatu gerakan yang bisa melawan lingkungan kerja yang tidak ramah gender ke depannya.
"Perlu kita untuk mengenali bagaimana sih (pemahaman) gender itu ditiap orang di tempat kerja kita, supaya nantinya kita bisa bersuara dan membela haknya kita sebagai perempuan ataupun gender lain yang perlu dilindungi," kata dia.
Baca Juga: Netter Digoda Mantan yang Udah Nikah, Denise Chariesta 'Mbandingke': Lebih Enak yang Single
Pelatihan ini diikuti 20 peserta yang profesi sebagai jurnalis baik medis cetak, online maupun elektronik.
Pelatihan yang diselenggarakan atas kerjasama AJI Indonesia dan serikat jurnalis Norwegia atau Norsk Journalistlag ini berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 Oktober 2022.
Adapun fasilitator dalam kegiatan ini yakni, Ni Komang Erviani, jurnalis Jakarta Post, dan Denita BR Matondang, dari Kumparan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Soul Plate: Ketika Member Astro Berubah Jadi Malaikat Restoran, Efektifkah Promosinya?
-
Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Bukan Sekadar Petir, Blackout Sumatra Diduga Dipicu Lemahnya Sistem Kelistrikan
-
Bareskrim Polri Selidiki Blackout Sumatera, Bawa Barang Bukti ke Puslabfor
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang