Suara Denpasar – Momen hari ulang tahun anak sulung Dedi Mulyadi Maula Akbar dirayakan dengan penuh kesederhaan. Sejumlah kalangan eks aktivits HMI Cabang Purwakarta dikumpulkan di kediamannya.
Perayaan hari ulang tahun itu rupanya banyak cerita yang didapat Maula Akbar untuk mengenang ibunya yang meninggal saat Maula Akbar masih berusia 3 bulan.
Istri pertama Dedi Mulyadi merupakan eks aktivis HMI meninggal dunia karena mengidap penyakit kanker rahim.
Dalam pertemuan dengan sejumlah aktivitis HMI, tampak terlihat Dedi Mulyadi mengenakan pakaian khasnya serba putih bahkan mengenakan kembali ikat kepada. Hal itu diikuti pula oleh Maula Akbar yang juga mengenakan ikat kepala.
Dedi Mulyadi yang bercerita kepada Maula Akbar, ayahmu ini bukan kali ini saja sering kumpul makan-makan bersama rekan seperjuangannya.
“Kumpul dan makan bareng dari dulu sebelum jadi Bupati,” ujar Dedi Mulyadi seperti dikutip dari laman Youtube Kang Dedi Mulyadi yang diunggah, Sabtu (5/11/2022).
Tak sampai situ Dedi pun menceritakan soal dirinya mencari rezeki untuk makan bersama istri pertamanya.
“Saya dulu pernah jualan koran sama ibunya A Ula, jualan koran di Kantor Golkar untuk cari makan. Kala itu dirinya mendapat duit Rp 600. Itu cikal bakal dirinya juga sebagai kader partai Golkar,” ungkap Dedi.
Dedi pun memperkenalkan buah hatinya Maula Akbar sejumlah aktivitis HMI. “Banyaklah perjuangan ayah dengan ibu,” kenang Dedi Mulyadi.
Zaman sebelumnya jadi Bupati Dedi Mulyadi sempat teringat soal bagaimana harus mencari susu untuk buah hatinya Maulana akbar. Dulu susu sangat langka sekali, sehingga harus mencari ke bekasi.
Seperti diketahui Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar alias Maula Akbar, anak sulung Kang Dedi Mulyadi sudah menjadi piatu sejak usia 3 bulan karena sang ibu, Sri Widyowati meninggal dunia.
Hal itu diungkapkan Kang Dedi Mulyadi secara terbuka ke publik. Dia mengakui, istri pertamanya adalah aktivis HMI Cabang Purwakarta.
Saat itu Kang Dedi masih jadi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta, dan mahasiswa STH Purnawarman, Purwakarta. Pada tahun 1999, Sri Widyowati mengandung cabang bayi dari pernikahannya dengan Kang Dedi.
Namun, cerita berubah murung lantaran Sri Widyowati menderita sakit kanker rahim. Pada 4 November 1999, akhirnya lahir bayi Maula Akbar di RS Bungsu, Bandung.
Sel kanker yang tumbuh di bagian rahim Sri Widyowati tak dapat ditanggulangi. Bahkan, sudah membesar mencapai 4 kilogram. Sri tak bisa bertahan lebih lama.
“Dia meninggal setelah 3 bulan melahirkan Aa (Maula Akbar),” kata Kang Dedi dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (4/11/2022).
Berita Terkait
-
Ambu Anne Mulai Bimbang Gugat Cerai Kang Dedi? Ikuti Langkah Lesti Kejora dan Regi Datau-Ayu Dewi Umrah
-
Bersaing, Kang Dedi Mulyadi Pamerkan Taman di Rumah, Anne Ratna Ajak Warga Berkunjung ke Kebon Ambu
-
Maula Akbar Sempat Trauma Dididik Kang Dedi Mulyadi dengan Pola Militer, Karena Bukan Sebatas Anak
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun