Suara Denpasar - Blantika musik cadas di Bali khususnya di Denpasar kembali bangkit.
Hal ini seiring dengan keluarnya single "tajam" dari band hardcore Lorong Band yang sempat vakum setelah delapan tahun lalu sempat merilis album penuh pertama pada tahun 2014.
Single "Tajam" yang secara resmi dirilis pada tanggal 18 November 2022 di kanal digital platform milik mereka.
Band yang terbentuk sudah lebih dari 15 tahun ini, hadir kembali mempersembahkan single Tajam dengan sedikit berbeda dari lagu-lagu mereka di album pertama.
Tajam lahir dari racikan masing-masing personil yang memasukan unsur thrash metal kedalam balutan hardcore berat ala beatdown, disertai sing along dibagian reff lagu.
Namun dengan benang merah yang masih tetap terjaga di musik Lorong.
Menggunakan penulisan lyric dengan Bahasa Indonesia,
“Tajam” mengambil filosofi atau makna dari Hari Raya Tumpek Landep di Bali, yang merupakan ungkapan terima kasih terhadap anugerah berupa ketajaman diri.
Ketajaman manusia dibentuk dari kerasnya tempaan dalam berproses pembelajaran kehidupan, seperti pisau yang dibakar dan ditempa, lalu melalui pengasahan berkali-kali untuk menjadi tajam.
Lorong sendiri digawangi Gustra pada vokal, Bayu Suwirya (gitar), Mangkuyasa (gitar), bonchu (Bass) dan Pasek sebagai penabuh drum.
Baca Juga: Video: Bocah Indigo Prediksi 3 Negara Ini Calon Juara Piala Dunia 2022 Qatar
"Manusia layaknya mempunyai kendali penuh atas ketajaman dirinya, ketika manusia lepas kendali atas ketajamannya, maka akan memberikan dampak buruk terhadap dirinya sendiri," jelas Gustra.
Single Tajam ini sejatinya menurut mereka merupakan single pemantik sekaligus penyemangat untuk kembali berkarya ketahap selanjutnya, yaitu sebuah album.
Untuk artwork Tajam sendiri dipercayai oleh Pzychopart AKA Eka Saputra yang mempresentasikan single Tajam dengan manusia yang tertutup matanya hampir menusuk dirinya dengan pisau yang meragakan kendali atas diri.
Kemudian api yang berkobar mewakilkan proses pembelajaran hidup.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini