Suara Denpasar - Kesabaran Made Sudiarta (52) tampaknya sudah habis. Sudah hampir dua tahun laporan kasus penggelapan mobil ke Polsek Abiansemal, namun tak ada kemajuan. Akhirnya dia mengadukan masalah ini ke Kapolda Bali.
Made Sudiarta mengirim surat ke Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putera yang isinya meminta perlindungan hukum sekaligus mempertanyakan kinerja Polsek Abiansemal yang menangani kasus penipuan dan penggelapan mobil dengan terlapor Ni Luh Gede Armini (45).
"Saya sudah berkirim surat kepada Kapolda Bali minta perlindungan hukum," kata Made Sudiarta, Minggu (20/11/2022).
Made Sudiarta menjelaskan, perkara dugaan penipuan dan penggelapan ini sudah dilaporkan ke Polsek Abiansemal pada 26 Januari 2021. Dia menyebut, terlapornya bernama Ni Luh Gede Armini, asal Kecamata Sukawati, Gianyar. Dia menjelaskan, modus kejahatan ini dalam bentuk jual beli mobil sewaan.
Sudiarta mengatakan, mobilnya jenis Xenia warna putih DK 1924 DC disewa oleh terlapor Ni Luh Gede Armini sejak 13 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020 sebesar Rp4 juta. Terlapor melakukan deposit sebesar Rp1,5 juta. Ada nota rental pada 13 Juli 2022.
Ternyata, mobil yang disewa ini tidak dikembalikan. Usut punya usut, mobil rental ini malah sudah digadaikan terlapor kepada orang lain. Bahkan sampai saat ini mobilnya raib, belum dikembalikan kepadanya.
"Saya lapor ke Polsek Abiansemal karena mobil saya tidak dikembalikan sampai sekarang," bebernya.
Setelah melapor ke Polsek Abiansemal, ternyata proses penanganannya dinilai lambat. Sehingga, korban Made Sudiarta mencari terlapor. Ternyata, terlapor ditahan di Polsek Sukawati dalam kasus yang sama. Diduga, Ni Luh Gede Armini merupakan jaringan penggelapan mobil di Bali.
"Info ini sudah saya sampaikan ke penyidik Polsek Abiansemal. Tapi tidak ditanggapi," katanya.
Baca Juga: Buka Donasi untuk Cicilan Rumah Jessica Iskandar, Niat Bercanda Malah Diseriusin, Eh Jadi Hoax
Akan tetapi, beberapa bulan kemudian, dia mendapat informasi bahwa terlapor Ni Luh Gede Armini sudah keluar dari tahanan Polsek Sukawati. Sehingga dia kembali mencari Luh Armini, dan didapati ada di rumahnya. Dia pun membawa Luh Armini ke Polsek Abiansemal pada Agustus 2022. Akan tetapi, dia malah mendapat informasi bahwa terlapor Armini malah dilepaskan aparat Polsek Abiansemal.
"Saya kecewa berat dia dilepas," katanya.
Dia mengaku sudah menanyakan ke penyidik Polsek Abiansemal mengapa terlapor dilepas. "Katanya tidak ada barang bukti mobil. Sehingga sampai sekarang dia tidak diproses, dan tìdak tahu kepada siapa mobil saya dijual," jelasnya.
Kapolsek Abiansemal Kompol I Gusti Made Sudarma Putra ketika dikonfirmasi soal pengaduan Made Sudiarta mengaku baru bertugas sebagai Kapolsek Abiansemal menggantikan Kompol Agus Ruli Susanto yang kini menjadi Kapolsek Kintamani, Bangli.
Meski demikian, dia sudah berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Abian Semal Iptu Nyoman Susila. Dia pun membenarkan adanya laporan kasus dugaan penggelapan dengan pelapor Made Sudiarta dan terlapor Luh Armini.
"Jadi, benar laporan itu memang ada, dan laporan itu sebelum saya bertugas di sini," aku Sudarma.
Berita Terkait
-
Mengejutkan, Pengacara Kelian Adat Sebut Polres Buleleng Sita Rp130 Juta, Dikembalikan Rp84 Juta, Sisanya ke Mana?
-
Tilap Uang Puluhan Juta Kontribusi Pengembang Perumahan, Kelian Adat di Buleleng Ditahan
-
Rugikan Rp5 Miliar Lebih, Manajer Koperasi di Gianyar Dijebloskan ke Tahanan
-
Kaur Desa Tigawasa I Putu Eka Putra Adnyana Ditahan karena Gelapkan Sertifikat Tanah Warga
-
Kapolda Bali Perintah Tindak Tegas Judi, Komentar Netizen: Prettt!
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi