Suara Denpasar – Soal karier di kepolisian, AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugiharto, tersangka kasus suap yang ditangani KPK, tak semoncer beberapa teman seangkatannya. Sejumlah kawan seangkatan AKBP Bambang Kayun di Akpol 1993 atau biasa disebut Batalyon Pesat Gatra, sudah ada yang menyandang jenderal bintang dua atau inspektur jenderal polisi (Irjen Pol).
Dari penelusuran Suara Denpasar, AKBP Bambang Kayun yang lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 30 Mei 1970 menyelesaikan pendidikan SDN 1 Grobogan pada 1983, lalu menyelesaikan pendidikan di SMPN 2 Demak pada 1986, dan SMAN 1 Demak pada 1989.
Dia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) tamat tahun 1993. Sempat bertugas di Jakarta, dari Dan Team Walet Dit Samapta Polda Metro Jaya, lalu Pamapta Polres Metro Jakarta Utara, Kanit Res Intel Polsek Metro Tanjung Priok Polres Metro Jakarta Utara, dan Kanit Res Intel Polsek Metro Pademangan Polres Metro Jakarta Utara pada 1998.
Bambang Kayun pernah menjabat sebagai Kasat Serse Polresta Pontianak tahun 2008, dan menjabat di Polda Kalimantan Barat. Bambang Kayun juga pernah menjadi Kasubbag SKK Bagjianbang Sempim Lemdiklat Polri, dan Kasubag Penerapan Pidana dan HAM Bagian Penerapan Hukum Biro Bantuan Hukum Divisi Hukum Polri pada 2013-2019.
Meski Akpol 1993, bisa dibilang kariernya tidak terlalu moncer. Sebagai perwira menengah Polri berpangkat AKBP, dalam catatan Suara Denpasar, dia belum pernah menjabat sebagai Kapolres.
Dengan usia saat ini 52 tahun, dia mestinya masih punya waktu 6 tahun lagi menjelajah karier di kepolisian. Sebab, usia pensiun anggota Polri 58 tahun.
Bahkan, Bambang Kayun Bagus ditinggalkan oleh sejumlah rekan seangkatannya dalam hal karier di Korps Bhayangkara. Beberapa teman seangkatannya bahkan sudah ada beberapa yang meraih pangkat jenderal bintang dua atau inspektur jenderal atau Irjen Pol dengan jabatan yang mentereng. Walau ada juga yang tersandung di tengah karier yang melejit.
Di antara kawan seangkatan AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugiharto yang sudah meraih bintang dua adalah Irjen Teddy Minahasa, Irjen Rudi Darmoko, Irjen Midi Siswoko, Irjen Albertus Rachmad Wibowo, dan Irjen Helmy Santika.
Sekadar diketahui, Irjen Teddy Minahasa sempat menjadi Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) dan ditunjuk jadi Kapolda Jatim, namun tersandung kasus narkoba. Saat ini kasus narkoba yang membelit Irjen Teddy Minahasa masih dalam proses penyidikan di Ditnarkoba Polda Metro Jaya.
Lulusan terbaik Akpol 1993 adalah Irjen Rudi Darmoko yang saat ini menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri sejak 2021.
Selain itu, ada tiga tamatan Akpol 1993 yang memegang jabatan Kapolda. Yakni Irjen Midi Siswoko yang merupakan Kapolda Muluku Utara; Irjen Albertus Rachmad Wibowo yang sempat jadi Kapolda Jambi, dan kini sebagai Kapolda Sumatera Selatan; dan Irjen Helmy Santika yang menjabat sebagai Kapolda Gorontalo.
Sedangkan karier AKBP Bambang Kayun terancam tamat. Dia saat ini menjalani sidang etik Polri. Selain itu menjadi tersangka kasus suap dalam perkara pemalsuan surat perebutan ahli waris pengusaha di Pontianak, Kalimantan Barat. Dia diduga menerima suap puluhan milar dan kendaraan mewah dari salah satu pihak dalam perebutan ahli waris pengusaha H.M. Said (almarhum).
"Adapun pihak yang menjadi tersangka salah satunya benar pejabat di Divisi Hukum Kepolisian RI saat itu dan juga dari pihak swasta," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (23/11/2022). (*)
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Suap, KPK Blokir Rekening AKBP Bambang Kayun
-
Sosok AKBP Dody Prawiranegara, Anak Jenderal, Kini Terseret Pusaran Kasus Narkoba Teddy Minahasa
-
Sosok Irjen Teddy Minahasa, Punya Hobi Harley Davidson hingga Koleksi Ratusan Keris Zaman Kerajaan
-
Sosok Irjen Teddy Minahasa, Jenderal Polisi dengan Harta Rp29 Miliar dan Koleksi Harley Davidson Rp650 Juta
-
Berkelakuan Baik, 4 Koruptor Bebas Bersyarat, Ratu Atut, Jaksa Pinangki-Mirawati Si Perantara Suap Nyoman Dhamantra
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026
-
2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan
-
4 Tone Up Cream Rice Water, Solusi Instan untuk Dapatkan Wajah Cerah Merata