Suara Denpasar – Dedi Mulyadi sebut orang-orang yang melingkari ambu Anne punya dendam politis kepada dirinya, kenapa?
Kisruh kasus perceraian yang dialami mantan bupati Purwakarta dengan bupati Purwakarta menjabat masih berlanjut.
Cerita semakin panjang, karena Dedi Mulyadi mulai membuka sebab adanya perceraian diantara keduanya satu persatu.
Salah satunya, adanya orang ketiga yang diduga memiliki dendam politik kepada Dedi Mulyadi tanpa menyebutkan namanya.
Dedi Mulyadi menerangkannya dengan sangat gamblang dengan membagikannya ke media sosial Instagram pribadinya.
“Orang yang melingkari ambu itu orang yang dua kali gagal dalam pilkada, tiga kali gagal dalam pilkada menjadi tim sukses,” ungkapnya.
“Gagal dalam timses pertama, gagal dalam timses kedua dan gagal dalam timses ketiga ketika berhadapan dengan ambu Anne dan haji Aming sebagai calon,” ungkapnya lagi.
“Dia punya dendam politik pada saya karena selalu gagal dalam pilkada di Purwakarta,” pungkasnya dihadapan awak media.
Mendengar penjelasan dari Dedi Mulyadi, para pecinta mantan bupati yang dikenal dermawan itu segera memenuhi kolom komentar.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Barito Putera Tahan Imbang Persis Tanpa Gol
Banyak diantara mereka yang terang-terangan mendukung anggota DPR RI itu, dengan ungkapan-ungkapan di bawah ini.
Sebagian bahkan menanyakan orang yang dimaksud oleh Dedi Mulyadi, untuk bersilaturahim kepadanya.
“Setuju, pak, jadi tidak perlu galau, tawakkal saja dan yakin bahwa apapun yang sudah ditakdirkan Allah adalah yang terbaik,” tulis@dodhyedward.
“Kok jadi penasaran, tag orangnya, dong, pengen silaturhim ke orangnya,” tulis@almeera1194.
Sebagian mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Dedi Mulyadi benar adanya, karena mereka telah mempercayainya begitu rupa.
Mereka mempercayai Dedi Mulyadi karena kebaikan dan tanggung jawab yang telah ditunjukkannya kepada masyarakat Purwakarta.
Apa yang dilakukannya tidak dianggap sebagai pencitraan walau diunggah di media sosial, karena Dedi Mulyadi melakukannya jauh sebelum medsos ada.
Oleh karenanya, Dedi Mulyadi telah berhasil merebut hati masyarakat Purwakarta walau ia sudah tidak menjabat sebagai bupatinya lagi.
Mereka juga mengatakan bahwa jika saja Dedi Mulyadi tidak terlibat dalam pemilihan ambu Anne, belum tentu ibu dari Hyang Sukma Ayu itu menjadi bupati saat ini. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi