Suara Denpasar – Tidak hanya menawarkan pesona alam yang indah, Kabupaten Situbondo juga terkenal dengan kulinernya. Sama dengan wilayah lain di Indonesia, Situbondo juga mempunyai makanan khas daerah.
Bagi traveller yang datang ke Situbondo wajib mencoba kuliner yang hanya bisa kalian jumpai di Kabupaten yang terletak di pesisir utara Jawa ini. Selain rasa yang nikmat, salah satu nama kuliner di bawah ini terkesan aneh.
Namun meski demikian cita rasa dari kuliner Situbondo ini tidak ada duanya. Oleh karenanya tidak lengkap rasanya jika ke Situbondo tak mencoba kulinernya.
Berikut adalah 4 rekomendasi kuliner khas Situbondo yang bisa dicoba:
1. Nasi Karak
Nasi umumnya merupakan makanan pokok yang lumrah dikonsumsi masyarakat. Namun di Situbondo ada nasi karak, nasi yang ditambah parutan kelapa di atasnya.
Dengan penyajian parutan kelapa serta bumbu khas yang ditambahkan pada nasi karak jelas membuat rasanya berbeda dan memiliki keunikan lain.
Lauk yang biasa disandingkan ialah berupa tahu atau tempe bumbu, sambal serta potongan ikan tongkol. Harganya pun seporsi cukup murah, berkisar Rp 5000. Kalian bisa mendapatkannya di seputaran Kota Situbondo.
2. Sate Lalat
Baca Juga: Para Biksu Kecil Mengikuti Ritual Pradaksina di Candi Borobudur
Mungkin nama dari kuliner yang satu ini terkesan aneh dan menjijikkan, namun jangan salah sate lalat yang dimaksud disini ialah sate daging ayam. Disebut sate lalat karena potongan daging sate yang sangat kecil.
Tusuk satenya pun hanya menggunakan lidi. Untuk harga per porsinya hanya sekitar Rp 10.000. Kalian bisa menikmati sate lalat di kawasan wisata bahari Pasir Putih.
Tajhin artinya ialah bubur, sedangkan Palappa adalah bumbu. Kuliner ini adalah salah satu yang terkenal oleh wisatawan yang datang ke Situbondo.
Tajhin palappa ialah bubur yang disajikan dengan kuah bumbu kacang. Inilah yang membuat berbeda dengan bubur pada umumnya yang biasa disajikan dengan kuah santan.
Selain dilumuri dengan bumbu kacang, Tajhin Palappa biasanya juga ditambahi kangkung serta toge sebagai pelengkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Duel Parang di Pasar Klitikan Solo: 5 Fakta Mengejutkan, Korban Luka Parah di Wajah
-
Hyun Bin Diangkat Jadi Agen Kehormatan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan
-
Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam