Suara Denpasar - Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah wilayah di Jember banjir. Salah satu korban banjir di Jember adalah Bupati Hendy Siswanto.
Video kondisi rumah Hendy Siswanto saat terendam banjir tersebar di sejumlah media sosial dan viral.
Salah satunya seperti diunggah akun Instagram Banyuwangi 24 jam. Dalam video yang beredar, tampak air menggenangi bagian dalam rumah.
"Kondisi Rumah Bupati jember Bapak @hendy_siswanto malam ini, dikabarkan Banjir setinggi pinggang orang dewasa," tulis akun tersebut.
Sementara itu, dikutip dari Antara tinggi banjir di rumah Hendy yang beralamat di Kelurahan Jember Kidul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, setinggi 1,5 meter. Kejadian yang merendam puluhan rumah lainnya itu terjadi pada Rabu (28/12/2022) malam.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan banjir disebabkan tingginya intensitas hujan.
"Hujan deras yang mengguyur Jember sejak siang hingga malam ini menyebabkan sejumlah lokasi terendam banjir akibat luapan air sungai," katanya dikutip dari Antara.
Dia mengatakan rumah sang bupati memang berada di kawasan yang menjadi langganan banjir.
Lokasinya, kata dia, berada di sebelah Sungai Jompo, sehingga keluarga bupati dan warga setempat sudah mengevakuasi diri secara mandiri.
Baca Juga: Tega! Hendak Jual Daun Pisang, Nenek-nenek di Lesanpuro Malang Dijambret
Dia mengatakan hujan deras menyebabkan aliran Sungai Jompo tidak dapat menampung debit air, sehingga meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian lebih dari 1 meter, termasuk di rumah Bupati Jember.
"Tidak hanya itu, hujan deras juga mengakibatkan aliran Sungai Semangir tidak dapat menampung debit air sehingga meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian sekitar 50-80 cm," tuturnya.
Pusdalops Jember mencatat ada tiga lokasi yang terdampak banjir yakni Kelurahan Jember Kidul di Kecamatan Kaliwates, Kelurahan Jember Lor di Kecamatan Patrang, Kelurahan Sempursari di Kecamatan Kaliwates, namun kemungkinan data tersebut terus bertambah seiring masih turunnya hujan deras di kabupaten setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran