Suara Denpasar - Usia keduanya sudah tidak muda lagi. Masing-masing sudah berkepala enam, namun saat menyandang status duda dan janda.
Baik Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto tak pernah terdengar mencari pendamping hidup yang lain.
Kabarnya, keduanya masih saling cinta. Meski sudah bercerai sejak 1998 silam. Hal itu diungkap dalam akun Instagram @suryoprabowo2011 pada Agustus 2018. Mantan Kepala Staf Umum TNI itu adalah orang dekat Prabowo.
"DIPAKSA pisah oleh POLITIK, jelas BEDA banget dengan nggak bisa ngurus keluarga Lihat saja .....walaupun sudah 20 tahunan pisah, sampai sekarang mereka masing-masing tidak menikah lagi dengan pasangan yang lain," tulisnya dalam akun Instagramnya kala itu.
"Bahkan tetap saling mendukung dan tetap bersama-sama membesarkan putranya, sehingga sampai saat ini bisa menjadi anak muda mandiri yang berhasil tampil didunia internasional.
Saya tidak yakin ada orang lain yang mampu bertahan dalam kasih menghadapi terpaan fitnah lebih dari 20 tahun seperti halnya dengan Prabowo, Titiek dan Didiet Bagi mereka .....
Berkeluarga tidak hanya sekedar berhubungan badan seperti yang dipersepsikan oleh banyak orang," tukasnya.
Memang santer dan menjadi rahasia umum, hubungan keduanya retak karena cara pandang keluarga yang berbeda. Dalam buku Biografi ayah dari Prabowo yakni Sumitro bahwa kedua keluarga tidak bisa akrab.
Sebab, keluarga Sumitro yang memiliki tradisi terbuka dan modern hasil pendidikan ala Barat sulit untuk menempatkan diri pada posisi yang pas dengan tradisi keluarga Suharto yang kental dengan budaya Jawa.
Baca Juga: Prabowo Cemas, Jokowi Tiga Periode dan Penundaan Pemilu 2024 Menguat
Di sisi lain, Sumitro yang merupakan salah satu Begawan Ekonomi Indonesia itu kerap mengkritik kebijakan Soeharto. Hal ini yang membuat hubungan keduanya memanas dan berdampak pada hubungan Prabowo dan Titiek Soeharto.
Di sisi lain dalam buku yang ditulis oleh Mbak Tutut dan Mamiek mempertanyakan keberadaan Prabowo ketika mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR yang berujung lengsernya Soeharto pada 21 Mei 1998. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!