Suara Denpasar - Eks pemain abroad Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri hingga kini belum bergabung tim mana pun.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Egy Maulana Vikri bermain di klub Slovakia, FC Vion Zlate Moravce.
Sebelum itu, dilansir dari laman Transfermarkt, Egy juga pernah bermain di FK Senica dan Lechia Gdansk, klub Eropa.
Namanya pun makin moncer setelah beberapa kali tampil apik di Timnas Indonesia di bawah didikan coach Shin Tae-yong.
Namun sayang, karirnya di Eropa tak berujung baik hingga kini Egy harus menyandang status tanpa klub.
Beberapa klub lokal Liga 1 Indonesia sempat dikaitkan dengannya, mulai dari Persib Bandung, Persebaya, hingga Bali United.
Hingga menjelang penutupan bursa transfer, nama klub baru Egy Maulana Vikri tak kunjung diumumkan.
Ke mana pemain kelahiran Medan ini akan berlabuh?
Meski belum memiliki klub, yang mengejutkan, baru-baru ini Egy Maulana Vikri terpantau berlatih bersama dengan klub lokal Indonesia.
Baca Juga: Sikabu Glamping, All in One Glamping dengan Nuansa Ala Ubud di Payakumbuh
Bukan klub Liga 1, melainkan klub lokal dari Medan, PS Asam Kumbang.
Bukan pula tanpa alasan ia berlatih dengan klub tersebut, hal itu karena PS Asam Kumbang merupakan klub yang diarsiteki oleh ayahnya yang bernama Syarifudin.
Dilansir melalui akun Instagram @ps.asamkumbang_official, tampak foto Egy sedang bermain funball dengan mengenakan jersey berwarna merah dan hitam.
Postingan tersebut diunggah pada Selasa (24/1/2023) dan hanya dikomentari dua akun dan disukai 190 likes hingga 25 Januari 2023.
"Mau ku sleding kan semalam si @yusrizal_muzzaki ini, tapi takut aku krn banyak kali sudara nya yg maen semalam...," komentar akun @siyur21.
"Egy (emot tepuk tangan)," komentar akun nisura_37.
Berita Terkait
-
Rezaldi Hehanussa Dibajak Persib, Perseteruannya dengan Bobotoh Kembali Diungkit
-
Momen Haru Rezaldi Hehanussa Pamit Tinggalkan Persija, Banjir Air Mata
-
Aspek Ini yang Bikin Persib Boyong Rezaldi Hehanussa, Luis Milla Senang Bukan Kepalang
-
Dokter Tim Persib Bandung Pastikan Kehilangan 2 Pemain Penting, Manajemen Cari Pengganti dengan Skema Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Perasaan Ganjal Bunga Zainal hingga Badan Terasa Gatal Sebelum sang Ayah Meninggal
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan