Suara Denpasar- Bomber PSIS Semarang Carlos Fortes dinyatakan mengalami cedera setelah ditarik keluar pada laga kontra Persik Kediri beberapa waktu lalu.
Menurut Pelatih Semantara PSIS Semarang, M. Ridwan, kemungkinan Carlos Fortes kembali mengalami cedera hamstring.
Carlos Fortes pun dinyatakan harus menjalani observasi dan pemeriksaan lanjutan oleh tim medis PSIS Semarang.
Adapun pemeriksaan lanjutan yang akan dijalani eks Arema FC tersebut adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI) setelah hilangnya bengkak akibat.
Tidak hanya Carlos Fortes Wahyu Prast juga diduga mengalami hal yang sama, sedangkan Adi Satrio mengeluh sakit pada kakinya karena benturan.
Kini, usai mendapat musibah kembali setelah sembuh dari cedera panjangnya pada awal musim 2022/2023, nama Carlos Fortes justru disentil supporter Persebaya Surabaya.
Hal itu lantaran keputusan panpel dan PT Liga Indonesia Baru yang melakukan penundaan pertandingan laga lanjutan pekan ke-23 BRI Liga 1 2022/2023 akibat belum mendapatkan izin keramaian dari pihak kepolisisan setempat.
Dimana laga PSIS Semarang vs Persebaya Suarabaya tersebut seharusnya digelar pada, Rabu 8 Februari 2023 besok di Stadion Jatidiri.
“Dengan cideranya Fortes dan Persebaya yang lagi on fire nya, sampai segitu takutnya kah,” tulis @zruryxx di kolom komentar unggahan @psisfcofficial mengenai pengumuman laga tunda tersebut.
Baca Juga: Profil Karim Adeyemi, Pemain Dortmund yang Pecahkan Rekor Pesepak Bola Tercepat di Bundesliga
“Pake alasan faktor keamanan taek dikiro arek cilik di apusi wkwk ngomong o lak pemianmu ake seng absen,” lanjut @sitimarfuahjaelani.
“Nganteni pemain PSIS sembuh cidera,” tulis @greencyber.27.
“Sodiq (Carlos Fortes) absen soalne min, pancen pinter akal-akalane iki,” lanjut @gwicaksono21.
“SKIP KERUWETANMU KET BIYEN!!Keamanan model yaopo? Dikiro Bonek gak bondo? Opo ngenteni PEMAINmu seng cidero waras,” lanjut @nabilanurislami_.
“@psisfcofficial nunggu Fortes sembuh ya min?,” kata @mellqrl.
“Nunggu pemian PSIS sembuh dulu dari Cidera,” lanjut @jn_pitulikr. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Supporter Persebaya Serang Akun PSIS Semarang Buntut Laga Tunda, Panser Biru & Snex Tak Terima
-
Beruntung PSIS Semarang Tunda Lawan Persebaya, 3 Pemain Cedera Bisa Dimainkan saat Bersua Dewa United?
-
Manuver Cerdas PSIS Semarang? Laga Kontra Persebaya Ditunda, Bonek Curiga: Ngenteni Pemain
-
Timpukan Batu Suporter Salah Satu Penyebab Duel Persita vs Persija dan PSIS vs Persebaya Ditunda
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
5 Zodiak Diprediksi Beruntung Mulai Juni 2026, Karier hingga Asmara Berjalan Lancar
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik