Suara Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menanggapi video viral yang mengatakan sebuah hotel bintang lima di Bali menanyakan bukti nikah kepada sepasang wisatawan domestik saat nginap di hotel tersebut.
Tjok Bagus Pemayun menegaskan bahwa video tersebut cuma prank dari sang suami kepada istrinya yang akan berulang tahun.
"Itu cuma prank, dia ngeprank istrinya, dia mau beri surprise untuk istrinya itu ulang tahun ke-60 jadi tanggal (13/2) malam itu dia menskenariokan dengan staff di hotel itu tanpa pengetahuan manajemen hotel," jelas Tjok Bagus Pemayun saat dihubungi denpasar.suara.com, Rabu (15/2/2023).
Adapun kronologi kejadian tersebut dijelaskan oleh Tjok Bagus Pemayun (Kadispar Provinsi Bali) bahwa pada tanggal 13 Februari pukul 23.45, sang suami bekerja sama dengan beberapa staff hotel untuk memberikan prank kepada istri yang akan berulang tahun pada tanggal 14 Februari.
Dari klarifikasi sang suami dapat diketahui bahwa apabila video itu tidak dipotong-potong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka tentu tidak akan menimbulkan polemik.
Berikut klarifikasi dari pasangan suami istri yang videonya viral tersebut.
"Selamat malam, nama saya Irham Prabudjaya, pemilik akun TikTok @iprabudjaya yang sempat viral di TikTok, sehubungan dengan video yang saya kirimkan melalui TikTok.
Malam ini saya menghadap Pak Gubernur untuk menyampaikan permohonan maaf saya, bahwa apa yang terjadi itu bukan suatu unsur kesengajaan ataupun suatu keinginan untuk hal-hal yang lain, melainkan semata-mata video prank yang saya buat untuk menyambut ulang tahun istri saya yang ke-60. Istri saya lahir pada tanggal 14 Februari 1963, jadi tadi malam saya lakukan itu di malam tanggal 14 dan saya bisa buktikan dengan KTP.
Karena itu saya mau ngeprank atas keinginan saya, yang saya minta bantuan pihak hotel. Kebetulan saya sudah sering di hotel itu, mereka kenal saya akhirnya mereka mau bantu. Kita tidak menyangka bahwa kemudian akibatnya seperti ini.
Baca Juga: Vonis Selesai: Bharada E Masih Jadi Polisi, Sambo Tinggal Menunggu Dieksekusi Mati
Tetapi apapun itu, saya sebagai pribadi dan juga istri saya memohon maaf kepada Pak Gubernur, Pak Kadis Pariwisata dan seluruh masyarakat Bali yang kemungkinan terusik dengan video saya itu. Sekali lagi saya tulus menyampaikan permohonan maaf saya, juga termasuk manajemen hotel bahwa tidak ada kesalahan dari pihak pegawai hotel, ini murni semua kesalahan saya.
Saya tidak menyangka akibatnya seperti ini, saya hanya bermaksud menyenangkan istri saya tidak ada maksud-maksud lain.
Saya juga minta maaf kepada wisatawan domestik maupun wisatawan internasional yang sempat mendengarkan berita yang terpotong dari video saya itu. Yang sesungguhnya kalau video saya itu tidak terpotong, lengkap, maka di situ akan ketahuan bahwa itu video prank. Jadi miskomunikasi itu karena ada berita yang beredar secara separoh-separoh, artinya video yang terpotong.
Sekali lagi atas nama saya pribadi dan istri saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara atas beredarnya video itu. Mudah-mudahan dengan penjelasan saya ini jadi klir (selesai). (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Jantan! Pembuat Konten Prank Razia Buku Nikah Langsung Minta Maaf ke Gubernur Pak Yan Koster
-
Niluh Djelantik Ungkap Menjamurnya Fotografer Asing di Bali Yang Kerja Tanpa Ijin, Fotografer Lokal Kena Imbas
-
Waduh! Malam Valentine Jadi Momen Ngamar Bareng Sejoli Bukan Muhrim, 26 Pasangan Kena Ciduk Di Hotel
-
Viral Video Wisatawan Nginep di Hotel Bali Ditanyai Bukti Nikah Ternyata Cuma Prank
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
4 Inspirasi Model Rambut ala Aktor Wang Anyu, untuk Tampilan yang Maskulin!
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi