/
Rabu, 15 Februari 2023 | 14:37 WIB
Klarifikasi Wisatawan Nginap di Hotel Bali yang Ditanyai Bukti Nikah, Ternyata Prank Istri? ((Istimewa))

Suara Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menanggapi video viral yang mengatakan sebuah hotel bintang lima di Bali menanyakan bukti nikah kepada sepasang wisatawan domestik saat nginap di hotel tersebut.

Tjok Bagus Pemayun menegaskan bahwa video tersebut cuma prank dari sang suami kepada istrinya yang akan berulang tahun.

"Itu cuma prank, dia ngeprank istrinya, dia mau beri surprise untuk istrinya itu ulang tahun ke-60 jadi tanggal (13/2) malam itu dia menskenariokan dengan staff di hotel itu tanpa pengetahuan manajemen hotel," jelas Tjok Bagus Pemayun saat dihubungi denpasar.suara.com, Rabu (15/2/2023).

Adapun kronologi kejadian tersebut dijelaskan oleh Tjok Bagus Pemayun (Kadispar Provinsi Bali) bahwa pada tanggal 13 Februari pukul 23.45, sang suami bekerja sama dengan beberapa staff hotel untuk memberikan prank kepada istri yang akan berulang tahun pada tanggal 14 Februari. 

Dari klarifikasi sang suami dapat diketahui bahwa apabila video itu tidak dipotong-potong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka tentu tidak akan menimbulkan polemik.

Berikut klarifikasi dari pasangan suami istri yang videonya viral tersebut.

"Selamat malam, nama saya Irham Prabudjaya, pemilik akun TikTok @iprabudjaya yang sempat viral di TikTok, sehubungan dengan video yang saya kirimkan melalui TikTok.

Malam ini saya menghadap Pak Gubernur untuk menyampaikan permohonan maaf saya, bahwa apa yang terjadi itu bukan suatu unsur kesengajaan ataupun suatu keinginan untuk hal-hal yang lain, melainkan semata-mata video prank yang saya buat untuk menyambut ulang tahun istri saya yang ke-60. Istri saya lahir pada tanggal 14 Februari 1963, jadi tadi malam saya lakukan itu di malam tanggal 14 dan saya bisa buktikan dengan KTP.

Karena itu saya mau ngeprank atas keinginan saya, yang saya minta bantuan pihak hotel. Kebetulan saya sudah sering di hotel itu, mereka kenal saya akhirnya mereka mau bantu. Kita tidak menyangka bahwa kemudian akibatnya seperti ini.

Baca Juga: Vonis Selesai: Bharada E Masih Jadi Polisi, Sambo Tinggal Menunggu Dieksekusi Mati

Tetapi apapun itu, saya sebagai pribadi dan juga istri saya memohon maaf kepada Pak Gubernur, Pak Kadis Pariwisata dan seluruh masyarakat Bali yang kemungkinan terusik dengan video saya itu. Sekali lagi saya tulus menyampaikan permohonan maaf saya, juga termasuk manajemen hotel bahwa tidak ada kesalahan dari pihak pegawai hotel, ini murni semua kesalahan saya.

Saya tidak menyangka akibatnya seperti ini, saya hanya bermaksud menyenangkan istri saya tidak ada maksud-maksud lain. 

Saya juga minta maaf kepada wisatawan domestik maupun wisatawan internasional yang sempat mendengarkan berita yang terpotong dari video saya itu. Yang sesungguhnya kalau video saya itu tidak terpotong, lengkap, maka di situ akan ketahuan bahwa itu video prank. Jadi miskomunikasi itu karena ada berita yang beredar secara separoh-separoh, artinya video yang terpotong. 

Sekali lagi atas nama saya pribadi dan istri saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara atas beredarnya video itu. Mudah-mudahan dengan penjelasan saya ini jadi klir (selesai). (*/Dinda)

Load More