Suara Denpasar - Beredar kabar yang mengabarkan jika Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso merupakan hakim yang memberikan vonis hukuman mati kepada terdakwa kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo terhadap Brigadir J, mengalami kecelakaan tinggal dan dalam kondisi kritis.
Informasi tersebut didapatkan dari sebuah video yang diunggah oleh YouTube Warta Informasi pada Sabtu (18/2/2023).
Dalam unggahan yang telah ditonton lebih dari 5 ribu kali ini, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Mengejutkan || Hkim yg beri V0nis Mti pada smbo tiba² alami kecelakn tunggl."
"HKIM SAMBO KRITIS. BALASAN KARENA JATVHKN VONIS MATI?"
Dalam isi thumbnail video yang diunggah terlihat seorang yang diduga Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso yang sedang terbaring kritis.
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran suaraDenpasar, kabar mengenai Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso mengalami kecelakaan adalah tidak benar.
Pasalnya, dalam video yang berdurasi 5 menit ini tidak menjelaskan dan sama sekali tidak berisi penjelasan sesuai judul yang dibuat.
Baca Juga: Rabu Abu, Masa Pertobatan Puasa 40 Hari Menyambut Trihari Suci Paskah
Unggahan ini justru hanya berisi potongan video berbeda yang diedit menjadi satu.
Jika ditelusuri lebih lanjut, Beberapa video tersebut merekam momen persidangan Ferdy Sambo dan satu video unggahan TikTok milik Krisna Murti.
Bahkan, narator dalam video tersebut cuma membacakan sebuah berita dari kanal sumatera.suara.com berjudul Senang Ferdy Sambo Divonis Mati, Krisna Mukti Cemaskan Nasib Sang Hakim: Anak Buah FS Masih Banyak di Luar yang diunggah pada Selasa (14/2/2023).
Dalam berita tersebut, mengabarkan mengenai tanggapan Krisna Mukti yang mengomentari hukuman vonis mati terhadap Ferdy Sambo.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga saat ini tidak ditemukan informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso kritis usai mengalami kecelakaan tunggal usai menjatuhkan vonis hukuman mati kepada suami Putri Candrawathi.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Melihat Richard Eliezer Pakai Seragam Polri saat Sidang Etik Kasus Pembunuhan Yosua
-
Bersaksi di Sidang Etik Bharada E, Ferdy Sambo, Ricky dan Kuat Maruf Tak Hadir Langsung karena Alasan Perizinan
-
Sidang Etik Digelar Hari Ini, Bharada E Hadir dengan Pakai Seragam Dinas Polri
-
Dihadiri 8 Saksi, Sidang Etik Richard Eliezer Bisa sampai Malam, Ada Sambo?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup