Suara.com - Terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E tengah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Rabu (22/2/2023) mulai pukul 10.00 WIB.
Sidang etik ini dilakukan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri dengan menghadirkan delapan orang saksi. Meski demikian, identitas kedelapan saksi yang hadir itu tidak diungkapkan.
"Ada delapan orang saksi (di sidang KKEP Richard) ya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/2/2023).
Meski saksi tidak dirinci, tetapi berkaca pada sidang etik Ferdy Sambo pada Agustus 2022, Richard menjadi salah satu saksi yang dihadirkan oleh komisi sidang etik. Begitu pula dengan Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma'ruf juga menjadi saksi.
Maka, bukan tidak mungkin saksi di sidang etik Richard akan menghadirkan nama-nama yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Adapun sidang etik kali ini, kata Ramadhan, bakal dipimpin oleh tiga komisi sidang yang terdiri dari Ketua Komisi Etik, wakil ketua dan anggota komisi etik. Selain itu, hadir pula anggota Kompolnas.
"Sidang ini juga dihadiri oleh anggota Kompolnas, Benny Mamoto dan Poengky Indarti," tambah Ramadhan.
Ramadhan menjelaskan bahwa sidang yang digelar di ruang sidang tiga gedung TNCC Divpropam Polri, diperkirakan akan selesai hingga sore hari. Meski demikian, bukan tidak mungkin sidang akan berlanjut hingga malam.
Terlepas dari itu, Ramadhan berjanji akan langsung menyampaikan hasil sidang etik bila telah diputuskan oleh Komisi Kode Etik Polri.
Baca Juga: Kenakan PDH, Bharada Richard Eliezer Masuk Ruang Sidang Komisi Kode Etik Polri Hari Ini
"Kami akan sampaikan hasilnya (putusan) dan InsyaAllah mudah-mudahan sore ini atau mungkin tergantung pelaksanaannya. Bahkan (sidang bisa) sampai malam, tapi mudah-mudahan hari ini sudah ada keputusan," tandas Ramadhan [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kenakan PDH, Bharada Richard Eliezer Masuk Ruang Sidang Komisi Kode Etik Polri Hari Ini
-
CEK FAKTA: Jokowi Pecat Hakim Akibat Terima Suap dari Ferdy Sambo
-
Nasibnya Ditentukan di Sidang Etik Hari Ini, Richard Eliezer Bakal Dipecat atau Balik Lagi ke Brimob?
-
CEK FAKTA: Skandal Ferdy Sambo dan Nikita Mirzani di Hotel Terbongkar, Benarkah?
-
Pakai Baju Dinas Polri, Bharada E Jalani Sidang Etik Hari Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'