/
Jum'at, 24 Februari 2023 | 06:25 WIB
Pelatih Arema FC Murka Pemain Lawan Ulur Waktu, Sebut Asing Persib Bandung Cocok Main Sinetron (Instagram Daisuke Sato)

Suara Denpasar – Pelatih Arema FC, Putu Gede, mengaku cukup berang dengan aksi para pemain lawan yang mencoba untuk mengulur waktu di pertandingan menghadapi Persib Bandung.

Saking murkanya, pelatih asal Bali itu menyebut salah satu pemain asing Persib Bandung yaitu Daisuke Sato harusnya main sinetron saja.

Pada laga pekan ke-26 Liga 1 2022/2023 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/2/2023) itu berkesudahan 1-0 bagi keunggulan Persib Bandung lewat gol tunggal Marc Klok.

Putu Gede menilai laga berjalan sangat menarik, namun menurutnya aksi para pemain lawan yang buang waktu membuat laga sering terhenti.

Eks gelandang Arema FC itu menganggap bahwa aksi tersebut bukanlah contoh yang bagus untuk sepak bola Indonesia.

“Pertandingan bagus tapi sayang kalau sering terhenti, ini yang jadi tidak enak. Pelajaran juga untuk kedua tim karena tidak bisa sepak bola kita seperti ini.

“Setiap tim leading buang-buang waktu dengan begini, ini contoh yang tidak bagus,” ujar sang juru taktik usai laga yang dikutip dari Suara, Kamis (23/2/2023).

Putu Gede pun menekankan kepada anak asuhnya untuk bermain fair play apabila sudah unggul terlebih dulu.

Dirinya pun menegaskan untuk melarang tim asuhannya untuk melakukan aksi buang-buang waktu di tengah pertandingan ketika leading.

Baca Juga: Pertamina Bersama Mitra Akuisisi Wilayah Kerja Bunga dan Peri Mahakam

“Saya juga tekankan kepada para pemain Arema juga kalau sedang leading kita harus fair play. Karena kesannya jadi seolah-olah pemain bersandiwara.

“Kalau disini tidak ada lagi seperti itu. Kalau mau buang waktu, kita akan dibalas lebih menyakitkan,” tegasnya.

Putu Gede pun secara khusus memberikan komentarnya kepada Daisuke Sato yang menurutnya pintar berakting.

Menurut eks gelandang timnas Indonesia medio 2000an itu, pemain asing semestinya memberikan contoh yang baik.

“Saya ingin mengomentari juga pemain Persib, Sato. Saya pikir dia bagus untuk main sinetron. Maksudnya kan ini banyak yang melihat, anak-anak grassroot kita juga melihat, bukan contoh yang bagus apalagi pemain asing,” tuturnya. (Rizal/*)

Load More