Suara Denpasar – Bos PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Iwan Budianto (IB) memastikan akan menjaga eksistenasi klub Arema FC.
Dilansir dari Antara, Iwan Budi bahkan telah sepakat dengan Aremania untuk bersama-sama menjaga eksistensi klub.
Iwan tak menampik adanya berbagai gejolak pasca tragedi Kanjuruhan. Terlebih adanya perusakan kantor dan logo Arema FC pada 29 Januari 2023 lalu.
Sempat tersiar, pascainsiden tersebut pihak managemen Arema memikirkan opsi untuk membubarkan klub.
“Saya komunikasikan soal rencana bubar itu, dan mereka menyerahkannya pada saya,” jelas Iwan seperti dikutip dari Antara pada Sabtu, (4/3/2023).
Iwan juga melakukan pertemuan dengan sejumlah Aremania terkait kondisi klub. Apalagi saat ini Arema berada pada urutan ke-12 dalam klasemen sementara Liga 1 2022/2023.
Sementara itu, pada salah satu akun fanbase bola @gosball mengunggah foto Iwan Budi saat menggelar pertemuan dengan Arema.
Foto yang diberi keterangan ‘Iwan Budianto Akhirnya Muncul Temui Aremania’ tersebut mengundang komentar dari netizen.
Banyak netizen yang mengkritik keputusan Iwan dan managemen Arema. Namun, tak sedikit yang mempertanyakan Aremania yang mana yang ditemui IB.
Baca Juga: Jalan Trans Barelang Amblas karena Hujan Deras, 14 Rumah Jadi Terendam Banjir
Hal ini karena sempat berhembus rumor adanya dualisme pada tubuh Aremania pasca insiden perusakan kantor managemen Arema FC.
“Yang diundang yang nurunin logo apa yang naikin logo nih?” komentar akun @milanistitillidie.
“Aremania yang mana?” komentar akun @frhnmh09.
“Kalo gak mau bubar minimal degradasi,” komentar akun @tu.bagus8. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan
-
Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat