Suara Denpasar - Pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah atau host Piala Dunia U-20 2023 menimbulkan kekecewaan mendalam di hati banyak orang.
Persiapan para pemain, pelatih hingga pemerintah selama empat tahun terakhir pun sia-sia. Apalagi, keputusan ini dikeluarkan hanya dalam waktu dua bulan sebelum turnamen dimulai.
Alasan utamanya diduga karena ulah sejumlah politisi yang menolak kehadiran Timnas Israel dengan dalih kemanusiaan.
Salah satu politisi yang menyuarakan penolakan tersebut adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Alhasil, Ganjar menerima banyak hujatan usai status host Indonesia dibatalkan.
Di tengah situasi ini, Ganjar memberikan pesan bijak kepada Timnas Indonesia U-20 agar tidak patah semangat. Sebab menurutnya peristiwa ini bukanlah akhir dari segalanya.
"Ini bukan kiamat, harus terus berlatih dan membangun persepakbolaan Indonesia dengan serius dan utuh karena masih banyak ajang yang bisa disiapkan dengan baik," kata Ganjar seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (30/3/2023).
Ganjar juga mengungkapkan kekecewaannya pada FIFA karena Indonesia sudah melakukan persiapan matang selama bertahun-tahun untuk ajang bergengsi ini.
"Ya, kecewa lah, kita sudah siapkan sejak awal, kok, kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan," paparnya.
Sementara itu, Indonesia sejatinya akan menggelar perhelatan Piala Dunia U-20 2023 pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.
Berbagai persiapan telah dilakukan, dan para pemain hanya perlu memaksimalkan potensinya untuk bertanding melawan timnas negara lain.
Karena itulah banyak yang kecewa ketika akhirnya status host Indonesia dicabut, yang juga membuat Timnas Indonesia muda gagal tampil di Piala Dunia U-20.
Tak hanya netizen, sejumlah pemain timnas pun ikut meluapkan kekecewaannya pada Ganjar dengan membubuhkan komentar di akun Instagramnya, @ganjar_pranowo.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Berdayakan UMKM Desa Brilian di Hari UMKM Nasional
-
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026
-
Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu
-
Ulasan Wedding Impossible: Mengkritisi Norma di Balik Tuntutan Menikah
-
Shin Tae-yong Tak Mau Persija Loyo di Super League, Fisik Pemain Digenjot Habis-habisan
-
7 Perbedaan Cushion Foundation dan Tinted Moisturizer, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
-
4 Sabun Cuci Muka Pria Setelah Bercukur Agar Tak Iritasi
-
Perempuan Jadi Garda Terdepan Pelindung Alam dari Perampasan Lahan
-
Setelah Hampir Lima Tahun Produksi, RIFTSTORM Rilis ke Pasar Global lewat Steam Early Access
-
XLSmart Punya 15 Ribu BTS 5G, Trafik Data Naik 19 Persen di Semester I 2026